
Text
Pemanfaatan Machine Learning Untuk Klasifikasi Pola Prilaku Pembayaran Pelanggan Perumda Tirtawening Berdasarkan Pola Konsumsi Air Dan Golongan Tarif Di Kota Bandung
RINGKASAN EKSEKUTIF
Perumda Tirtawening didirikan oleh Pemerintah Daerah kota Bandung dengan tujuan utama menyediakan layanan air ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan MIR775 MIR775 Perpustakaan Sekolah Pascasarjana (2) Tersedia -
Perpustakaan Sekolah PascasarjanaJudul Seri -No. Panggil MIR775Penerbit : Bandung., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi MIR775Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
RINGKASAN EKSEKUTIF
Perumda Tirtawening didirikan oleh Pemerintah Daerah kota Bandung dengan tujuan utama menyediakan layanan air minum bagi masyarakat kota Bandung. Pendirian ini mencerminkan komitmen Pemerintah kota Bandung untuk meningkatkan kualitas pelayanan air dengan pengelolaan yang lebih efektif dan profesional. Namun, dalam menjalankan tugasnya, Perumda Tirtawening harus menghadapi tantangan seperti tarif rata-rata air minum yang lebih rendah dibandingkan tarif dasar, sehingga pendapatan yang didapatkan belum mampu untuk menutupi biaya operasionalnya. Selain itu, tingginya jumlah pelanggan yang menunggak dalam melakukan pembayaran turut berkontribusi terhadap penurunan pendapatan yang telah ditargetkan yang pada akhirnya mengganggu dalam hal pembiayaan operasional perusahaan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Perumda Tirtawening menerapkan strategi peningkatan pendapatan melalui mitigasi risiko keterlambatan pembayaran pelanggan, dengan memanfaatkan teknologi machine learning guna memprediksi pola pembayaran pelanggan yang berpotensi menunggak. Dalam penelitian ini, dilakukan klasifikasi pelanggan menggunakan algoritma Logistic Regression, Decision Tree, dan Random Forest, dengan tujuan mengidentifikasi model terbaik dalam memprediksi pelanggan yang menunggak.
Hasil pengujian dan evaluasi model menunjukkan bahwa Decision Tree merupakan algoritma dengan performa terbaik, dengan tingkat akurasi sebesar 89,59%. Model ini terbukti lebih unggul dalam mengenali pola keterlambatan pembayaran dibandingkan algoritma lainnya, serta memiliki keseimbangan terbaik antara precision dan recall, sehingga memberikan prediksi yang lebih akurat terhadap perilaku pelanggan.
Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya penggunaan teknik oversampling (SMOTE) untuk mengatasi adanya ketidakseimbangan data, yang terbukti dapat meningkatkan kemampuan model dalam mengidentifikasi pelanggan yang menunggak. Evaluasi terhadap feature importance juga menunjukkan bahwa
iv
variabel frekuensi menunggak memiliki dampak terbesar terhadap hasil prediksi, sedangkan variabel golongan tarif memiliki kontribusi paling kecil dalam model.
Dengan memanfaatkan model machine learning ini, diharapkan Perumda Tirtawening dapat mengidentifikasi pelanggan yang berisiko dalam keterlambatan pembayaran, serta memberikan rekomendasi berbasis data kepada manajemen dalam menyusun strategi penagihan yang lebih efektif. Implementasi lebih lanjut dari sistem prediksi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pelanggan, sehingga dapat mengoptimalkan pendapatan perusahaan dan mendukung keberlanjutan operasional Perumda Tirtawening di masa mendatang. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






