
Text
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komitmen Afektif Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor
ABSTRAK
Insentif keuangan dapat meningkatkan komitmen afektif yang pada akhirnya meningkatkan kinerja organisasi. Komitmen afektif juga dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 743 MIR/743/24 Perpustakaan Sekolah Pascasarjana (2) Tersedia -
Perpustakaan Sekolah PascasarjanaJudul Seri -No. Panggil MIR/743/24Penerbit : Bandung., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi MIR/743/24Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK
Insentif keuangan dapat meningkatkan komitmen afektif yang pada akhirnya meningkatkan kinerja organisasi. Komitmen afektif juga dapat tercapai dengan memberikan dorongan ataupun stimulus berupa motivasi kepada pegawai. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh insentif keuangan, motivasi instrinsik dan motivasi teridentifikasi terhadap komitmen afektif pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan SEM PLS terhadap 365 orang sampel dari total populasi sejumlah 4.210 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa insentif keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai, motivasi teridentifikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai, insentif keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi intrinsik, dan insentif keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi teridentifikasi. Rekomendasi dari penelitian yaitu (1) perlu adanya perbaikan kebijakan tambahan penghasilan pegawai agar mampu meningkatkan profesionalisme kerja; (2) memberikan pilihan bagi pegawai untuk memilih jalur karir/pekerjaan disesuaikan dengan minat dan bakat, serta dapat membuka konseling karir pegawai; (3) mengkorelasikan pemberian insentif dengan aspek disiplin dan kinerja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan motivasi pegawai khususnya motivasi sendiri; (4) adanya pengakuan dan penghargaan bagi pegawai yang berprestasi, serta adanya sanksi bagi yang tidak berkinerja; (5) kebijakan pemberian penghargaan dan pengakuan oleh organisasi serta mempertahankan/ meningkatkan insentif keuangan; dan (6) membangun nilai-nilai atau budaya organisasi.
Kata Kunci/Keywords : insentif keuangan, motivasi intrinsik, motivasi teridentifikasi, komitmen afektif -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






