Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Perubahan Iklim Dan Pandemi Covid-19 Terhadap Ketahanan Pangan Di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor


ABSTRAK
Frema Apdita. Pengaruh Perubahan Iklim dan Pandemi COVID-19 terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    736MIR/76/23Perpustakaan Sekolah Pascasarjana (2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Sekolah Pascasarjana
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    MIR/76/23
    Penerbit : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    MIR/76/23
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Frema Apdita. Pengaruh Perubahan Iklim dan Pandemi COVID-19 terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dibimbing oleh Johan Iskandar dan Emma Rochima.

    Ketahanan pangan merupakan suatu upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga atau wilayah dan dinyatakan dalam tersedianya pangan dalam jumlah yang mencukupi baik kuantitas maupun kualitasnya, aman, merata, dan terjangkau. Akademisi dan praktisi telah berupaya merevisi model ketahanan pangan yang mungkin menggambarkan daerah rawan bencana, khususnya Kecamatan Pamijahan. Namun, beragam model ini masing-masing mempunyai kelemahan jika dibandingkan dengan kondisi global yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan pangan di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor dan menganalisis diterminasi indikator yang paling berpengaruh terhadap status ketahanan pangan pasca bencana akibat perubahan iklim dan pandemi COVID-19 di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran. Penelitian dimulai dengan analisis deskriptif tentang kondisi ketahanan pangan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor kemudian dilakukan analisis diterminasi indikator yang paling berpengaruh terhadap status ketahanan analisis jalur menggunakan SEM-PLS. Penelitian dilanjutkan ke fase kualitatif untuk mengetahui bagaimana proses perubahan iklim dan pandemi COVID-19 mempengaruhi ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ketahanan pangan di Kecamatan Pamijahan (Desa Cibunian dan Desa Purwabakti) dalam kurun waktu 2017-2022 berada pada kriteria rentan rawan pangan khususnya pada aspek akses dan pemanfaatan pangan. Kerawanan pangan meningkat sebesar 33.3% pada aspek akses pangan dan 8,3% pada aspek ketersediaan dan pemanfaatan pangan. Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang positif dan signifikan terhadap aspek akses pangan dan aspek pemanfaatan pangan. Selain itu, perubahan iklim memiliki dampak yang positif dan signifikan terhadap aspek akses pangan, aspek pemanfaatan pangan dan ketahanan pangan. Penelitian ini meningkatkan pengetahuan kita tentang ketahanan pangan di era pandemi COVID-19 dan isu-isu yang ditimbulkan oleh perubahan iklim global. Di mana pun, bahkan di daerah rawan bencana, ketahanan pangan yang utuh harus dicapai.
    Kata Kunci: perubahan iklim; COVID 19; ketahanan pangan; ketersediaan pangan; aksesibilitas pangan; pemanfaatan pangan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi