
Skripsi
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM LAUT DAN PESISIR SECARA BERKELANJUTAN DI INDONESIA GUNA MENCAPAI GOALS 14 SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAANEKOSISTEM LAUT DAN PESISIR SECARA BERKELANJUTAN DI INDONESIA GUNA MENCAPAI GOALS14 SUSTAINABLE DEVELOPMENT ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 200/2019 Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas HukumJudul Seri -No. Panggil 200/2019Penerbit Fakultas Hukum Univeristas Padjadjaran : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 200/2019Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAANEKOSISTEM LAUT DAN PESISIR SECARA BERKELANJUTAN DI INDONESIA GUNA MENCAPAI GOALS14 SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALSLouis Alfin Adam110110140072ABSTRAKNegara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kepulauan terbesar di dunia sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Djuanda pada 1957 yang kemudian dikukuhkan dalam Undang-undang No. 17 tahun 1985 tentang Konvensi Hukum Laut Internasional, yang memiliki ± 17.508 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.000 km. Hal itu menjadikan laut Indonesia memiliki sumber daya laut dan pesisir serta keanekagaraman hayati yang sangat besar. Indonesia juga mempunyai produksi perikanan tangkap tertinggi kedua di dunia pada perairan laut. Meski disadari sedemikian strategis dan memiliki prospek yang cerah, terjadidegradasi(pengurangan kualitas)biofisik sumberdaya alam di wilayah kelautan dan pesisir berupa deforestrasi mangrove, kerusakan terumbu karang, hingga erosi yang menyebabkan wilayah pantai berkurang. Kerusakan tersebut seharusnya dapat diminimalisasi dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan dan perlindungan ekosistem laut dan pesisir di Indonesia terlebih dengan adanya komitmen dunia untuk mencapai Sustainable Development Goals. Maka perlu penelitian lebih lanjut terkait implementasi pengelolaan dan perlindungan ekosistem laut dan pesisir secara berkelanjutan di Indonesia guna mencapai Goal 14Sustainable Development Goals(SDGs) beserta kendala-kendala hukum yang menghambatnya.Metode Pendekatan Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan kepada pendekatan yuridis normatifadalah dengan penelitian kepustakaan, yaitu dengan mencari dan mengkaji sumber-sumber bahan penulisanyang berasal dari sumber data sekunder yang berkaitan dengan objek penelitian.Kemudian data yang terkumpul pada akhirnya dianalisis dengan metode analisis yuridis kualitatif.Hasil dari penelitian adalah bahwa dalam pencapaian Goal 14SDGsIndonesia telah melakukanbeberapaupaya, secara khusus target mengenai10% wilayah laut sebagai kawasan konservasi telah tercapai, namun target mengenai adanya peraturan yang kuat tentang pengelolaan wilayah laut dan pesisir secara berkelanjutanbelum tercapai. Kendala hukum utama yang menghambat pencapaian Goal 14SDGs adalah rendahnya political will dari Pemerintah ditunjukkandenganadanya inkonsistensi di tataran regulasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kendala-kendala hukum dalam implementasi pengelolaan dan perlindungan ekosistem laut dan pesisir secara berkelanjutan lainnya diantaranya adalah aspek kelembagaan, aspek kebijakan atau peraturan dan aspek penegakan hukum. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






