Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Politik Hukum Pembatasan Pengeluaran Dana Kampanye dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia ditinjau dari Asas Jujur dan Adil


ABSTRAK
POLITIK HUKUM PEMBATASAN PENGELUARAN DANA KAMPANYE
DALAM PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI
INDONESIA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    173/2019173/2019Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    173/2019
    Penerbit Fakultas Hukum Univeristas Padjadjaran : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    173/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    POLITIK HUKUM PEMBATASAN PENGELUARAN DANA KAMPANYE
    DALAM PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI
    INDONESIA DITINJAU DARI ASAS JUJUR DAN ADIL
    Dewa Ari Bhaskara Putra
    110110120178
    Peningkatan pengeluaran dana kampanye kandidat merupakan
    problematik pemilu yang muncul secara periodik menjelang
    penyelenggaraan pemilu, khususnya pilpres. Tingginya tingkat pengeluaran
    tersebut, secara linear bermuara pada ketidaksetaraan kesempatan bagi
    kandidat untuk dapat berkompetisi secara adil dalam pilpres. Oleh karena
    itu, sebagian peneliti menilai perlu untuk membatasi seberapa banyak yang
    dapat kandidat keluarkan dalam suatu aktifitas kampanye pilpres. Dalam
    praktik pengaturan dana kampanye pemilu secara global, pembatasan
    pengeluaran dana kampanye merupakan metode yang lazim dilakukan oleh
    beberapa negara sebagai tesis terhadap persoalan tersebut. Akan tetapi,
    sebagain peneliti lain, justru menilai pengaturan tersebut akan
    menimbulkan ketidakadilan karena akan menyetarakan kandidat dalam
    segala lini dan menegasikan pluralitas kandidat.
    Penelitian ini bersifat deskriptif-analitis dan preskriptif yang dilakukan
    dengan metode yuridis normatif. Penelitian ini melakukan studi
    kepustakaan terhadap teori dan praktik yang dibutuhkan untuk membedah
    topik penelitian ini.
    Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalil-dalil yang mendasari
    pembatasan pengeluaran didasarkan pada asumsi yang keliru, serta justru
    menciptakan ketidak adilan diantara kandidat peserta pemilu. Selain itu,
    kebijakan pendanaan publik sebagai intervensi lanjutan terhadap
    pembatasan pengeluaran justru hanya akan membebani APBN,
    menguntungkan petahana, serta menjauhakan pemilih dengan kandidat terpilih.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi