Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PENGGANTIAN KERUGIAN TERHADAP PETANI PADI ATAS TANAH TERENDAM DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK UNTUK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR WADUK JATIGEDE DITINJAU DARI PERATURAN PERTANAHA


PENGGANTIAN KERUGIAN TERHADAP PETANI PADI ATAS
TANAH TERENDAM DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK UNTUK
PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    165/2019165/2019Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    165/2019
    Penerbit Fakultah Hukum Universitas Padjadjaran : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    165/2019
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGGANTIAN KERUGIAN TERHADAP PETANI PADI ATAS
    TANAH TERENDAM DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK UNTUK
    PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR WADUK
    JATIGEDE DITINJAU DARI PERATURAN PERTANAHAN
    ABSTRAK
    Tanah terendam yang berlokasi di DAS Cimanuk Jatigede Kabupaten
    Sumedang merupakan area tanah yang digunakan masyarakat sekitarnya
    sebagai media mencari nafkah melalui usaha tani. Area tanah terendam ini
    mempunyai siklus tersendiri untuk muncul ke permukaan dan kemudian
    terendam kembali oleh air sungai. Tahun 2013 saat akan dilakukan
    pemberian ganti kerugian atas pengadaan tanah untuk pembangunan PLTA
    Jatigede, area dari tanah terendam tersebut tidak tercantum sebagai target
    wilayah yang akan diberikan ganti kerugian, mengingat tim pengadaan tanah
    merasa kesulitan dalam menentukan batas-batas atas tanah terendam
    tersebut. Hal ini menimbulkan permasalahan hukum dimana saat masyarakat
    yang mengaku mempunyai hak atas tanah terendam tersebut menuntut ganti
    kerugian namun tim pengadaan tanah mengaku sulit untuk membuktikan
    batasan objek tanah terkait karena siklus area tersebut yang tak tentu.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status akan tanah terendam DAS
    Cimanuk serta mengkaji bentuk ganti kerugian yang sesuai akan tanah
    terendam menurut Peraturan Pertanahan.Metode penelitian yang digunakan
    ialah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, dimana
    penggambaran data mengenai ketentuan peraturan perundang-undangan
    yang berlaku dikaitkan dengan teori hukum serta praktis pelaksaan hukum
    positif yang menyangkut permasalahan mengenai status tanah dan ganti
    kerugian akan tanah terendam. Hasil penelitian menunjukan bahwa, status
    tanah dari tanah terendam ialah tanah yang dikuasai oleh negara. Mengenai
    penggantian kerugian, masyarakat terkait tidak mendapatkan ganti kerugian
    yang berlandasakan UU No 2 Tahun 2012. Namun, masyarakat terkait dapat
    diberikan santunan sebagaimana apa yang tercantum dalam Pasal 6 Perpres
    62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Pembangunan Kepentingan Umum.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi