
Skripsi
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENYELENGGARA JASA SISTEM PEMBAYARAN ELEKTRONIK ALIPAY DITINJAU DARI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENYELENGGARA JASA SISTEM
PEMBAYARAN ELEKTRONIK ALIPAY DITINJAU DARI PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 163/2019 163/2019 Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas HukumJudul Seri -No. Panggil 163/2019Penerbit Fakultah Hukum Universitas Padjadjaran : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 163/2019Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENYELENGGARA JASA SISTEM
PEMBAYARAN ELEKTRONIK ALIPAY DITINJAU DARI PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU
ABSTRAK
M. Ihsan Abdurrahman
110110150032
Perkembangan teknologi kini telah sampai kepada sektor finansial.
Ramah dan tingginya pertumbuhan permintaan atas penyelenggaraan
teknologi finansial tersebut telah menjadi sebuah peluang bagi perusahaan
rintisan untuk memulai bisnisnya. Permasalahan utama dari sebuah
teknologi yang berkembang adalah tidak selalu berjalan beriringan dengan
regulasi. Alibaba sebagai salah satu perusahaan E-Commerce dunia, telah
mulai melakukan ekspansinya bisnisnya di Indonesia. Alibaba melakukan
ekspansi bisnisnya melalui Tekfin penyelenggara dompet elektronik yang
dikenal dengan Alipay. Alipay telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para
konsumen sebagai pengganti uang tunai mereka. Dalam praktiknya Alipay
tidak mematuhi segala ketentuan yang berlaku dalam rangka
penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran di indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum dari eksistensi
Alipay di Indonesia, dan mengetahui implikasi dari adanya regulasi
peraturan bank Indonesia tentang penyelenggaraan pemrosesan transaksi
pembayaran terhadap Alipay.
Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan yuridis
normatif, penelitian difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah
atau norma-norma dalam hukum positif Indonesia. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan cara studi kepustakaan, yakni melalui bahan hukum
primer, sekunder, dan tersier, serta studi virtual melalui informasi yang
bersumber dari internet. Adapun metode analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode normatif kualitatif.
Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil sebagai berikut: Pertama,
eksistensi Alipay memberikan akibat hukum dalam sistem pembayaran
nasional. Hal ini disebabkan Alipay tidak mematuhi segala ketentuan terkait
dengan penyelenggaraan dompet elektronik di Indonesia. Akibat hukum
lainnya ialah Alipay dan konsumen yang menggunakan aplikasinya di
Indonesia tidak akan mendapatkan perlindungan hukum dari negara.
Kedua, implikasi dari adanya pemberlakuan PBI PPTP bagi Alipay ialah
Alipay harus sesegera mungkin melakukan penyesuaian terhadap aturan
tersebut. Yang mana mulai dari komposisi kepemilikan modal di Indonesia,
hingga penyelesaian administrasi pendirian PT di Indonesia. Alipay
diberikan tenggat waktu 6 bulan sebelum dikenakan sanksi oleh pemerintah. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






