
Skripsi
TANGGUNG JAWAB HUKUM PERUMNAS SEBAGAI PENGEMBANG KEPADA PENGHUNI RUSUNAMI BANDAR KEMAYORAN ATAS KETERLAMBATAN PENERBITAN SERTIFIKAT BAIK FUNGSI DIKAITKAN DENGAN UU 20/2011 DAN UU 08/1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
TANGGUNG JAWAB HUKUM PERUMNAS SEBAGAI PENGEMBANG
KEPADA PENGHUNI RUSUNAMI BANDAR KEMAYORAN ATAS
KETERLAMBATAN PENERBITAN SERTIFIKAT ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 153/2019 153/2019 Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas HukumJudul Seri -No. Panggil 153/2019Penerbit Fakultah Hukum Universitas Padjadjaran : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 153/2019Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
TANGGUNG JAWAB HUKUM PERUMNAS SEBAGAI PENGEMBANG
KEPADA PENGHUNI RUSUNAMI BANDAR KEMAYORAN ATAS
KETERLAMBATAN PENERBITAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI
DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2011
TENTANG RUMAH SUSUN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8
TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Binandari Nasha Tania
110110150204
ABSTRAK
Rumah susun sebagai suatu hunian wajib memenuhi serangkaian
persyaratan yang harus dilengkapi oleh pengembang rumah susun, salah
satunya yaitu memiliki Sertifikat Laik Fungsi. Namun, terdapat pengembang
rumah susun yang tidak mengajukan permohonan Sertifikat Laik Fungsi
kepada dinas daerah terkait setelah pembangunan rumah susun selesai, yang
nantinya dapat merugikan para penghuni rumah susun. Penelitian ini bertujuan
untuk menemukan bentuk pertanggungjawaban pengembang kepada para
penghuni rumah susun atas keterlambatan penerbitan Sertifikat Laik Fungsi,
dan untuk mengetahui tindakan hukum yang dapat ditempuh oleh para
penghuni rumah susun untuk mendapatkan pertanggungjawaban dari
pengembang atas kerugian dari adanya keterlambatan penerbitan Sertifikat
Laik Fungsi.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis
normatif yang bertitik tolak dari data sekunder terkait rumah susun, Sertifikat
Laik Fungsi, dan perlindungan konsumen. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan dan wawancara dengan
para narasumber terkait. Penelitian ini juga menggunakan spesifikasi
penelitian deskriptif analitis dan analisis data dilakukan dengan metode analisis
normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab yang dapat
dipenuhi oleh Perumnas adalah dengan segera melakukan pengurusan
Sertifikat Laik Fungsi dan memberikan ganti rugi kepada para penghuni.
Tindakan hukum yang dapat ditempuh oleh para penghuni Rusunami Bandar
Kemayoran untuk mendapatkan pertanggungjawaban dari Perumnas yaitu
dengan melalui penyelesaian sengketa secara non-litigasi, yang dianggap
akan lebih efektif untuk kasus ini, khususnya melalui konsiliasi sebagai tindak
lanjut dari mediasi yang pernah dilaksanakan oleh para pihak sebelumnya.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






