Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

DUALISME ATURAN MENGENAI SERTIFIKAT BADAN USAHA BAGI PERUSAHAAN KONSTRUKSI PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK DIKAITKAN DENGAN HAK INVESTOR UNTUK MENDAPATKAN KEPASTIAN HUKUM DALAM MELAKUKAN PENANAMAN MODAL DI INDONESIA


Sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2012
tentang Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik Badan Usaha Jasa
Konstruksi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    035/2019035/2019Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    035/2019
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 102 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2012
    tentang Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik Badan Usaha Jasa
    Konstruksi mendapatakan beban perizinan yang menimbulkan berbagai
    permasalahan. Masalah ini timbul dari adanya dua peraturan yang
    mengatur mengenai Sertifikat Badan Usaha. BUJK pembangkit tenaga
    listrik diwajibkan oleh Kementerian ESDM untuk memiliki SBU yang
    diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) dan Kementerian
    PUPR mewajibkan untuk memiliki SBU yang diterbitkan oleh Lembaga
    Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Hal ini sangat mempengaruhi
    sektor penanaman modal di bidang jasa konstruksi pembangkit listrik
    karena dengan adanya dualisme aturan ini tidak tepenuhi unsur kepastian
    hukum dalam penanaman modal.
    Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yaitu
    melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran secara
    komprehensif mengenai dualisme aturan sertifikasi badan usaha bagi
    usaha jasa konstruksi pembangkit tenaga listrik dan imbasnya terhadap
    penanaman modal di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan
    dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu pengumpulan data yang
    diperoleh dari studi kepustakaan dan studi peraturan perundang-undangan
    yang berkaitan dengan sertifikasi badan usaha dan penanaman modal.
    Praktik perizinan badan usaha jasa konstruksi pembangkit tenaga
    listrik saat in mengalami permasalahan dualisme aturan mengenai sertifikat
    badan usaha yang menimbulkan tidak terpenuhinya aspek kepastian
    hukum dalam penanaman modal di bidang jasa konstruksi di Indonesia.
    Upaya yang dilakukan oleh pemerintah saat ini untuk memenuhi aspek
    kepastian hukum dalam penanaman modal adalah dengan memberlakukan
    kedua SBU yang dikeluarkan oleh LPJK dan LSBU, namun hal ini tidak
    sepenuhnya menyelesaikan permasalahan karena timbul permasalahan
    baru dimana tidak terpenuhinya asas perizinan dalam penanaman modal
    yaitu cepat, mudah, dan berbiaya ringan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi