Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Deteksi Keberadaan Gen Resistensi Ampisilin Pada Bakteri Escherichia coli Isolat Klinik Dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)


Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif berbentuk batang yang dapat menjadi patogen jika jumlahnya meningkat atau berada di luar saluran ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021061000035Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1676
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1676
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif berbentuk batang yang dapat menjadi patogen jika jumlahnya meningkat atau berada di luar saluran pencernaan. E. coli yang patogen akan menghasilkan enterotoksin yang menyebabkan infeksi pada saluran kemih dan diare. Ampisilin merupakan salah satu antibiotik pilihan untuk mengatasi penyakit infeksi tersebut. Namun, akhir-akhir ini ampisilin tidak lagi digunakan sebagai obat pilihan karena banyaknya kasus resistensi E. coli terhadap antibiotik tersebut.
    Telah dilakukan penelitian mengenai keberadaan gen resistensi ampisilin pada bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan gen yang bertanggung jawab terhadap resistensi antibiotik ampisilin pada bakteri E. coli strain lokal menggunakan metode PCR. Berdasarkan hasil uji resistensi menggunakan metode mikrobiologi, sampel bakteri E. coli hasil isolasi urin midstream pasien dengan gejala cystitis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung telah resisten terhadap ampisilin. Elektroforesis hasil PCR koloni dan isolat DNA menunjukkan bahwa resistensi terhadap ampisilin disebabkan oleh gen bla.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi