Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENJUALAN AKUN STREAMING MUSIK ONLINE BERBAYAR YANG DIPEROLEH MELALUI TINDAK PIDANA PERETASAN ( CRACKING) BERDASARKAN UNDANG - UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK


Pada era global yang terjadi saat ini, terjadi kemajuan dalam
segala
bidang teknologi
yang memudahkan masyarakat. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    249/2018249/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    249/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv 154 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada era global yang terjadi saat ini, terjadi kemajuan dalam
    segala
    bidang teknologi
    yang memudahkan masyarakat. Perkembangan dalam
    berbagai
    bidang teknologi
    tersebut
    memberikan pengaruh ke dalam hidup manusia salah satunya dalam mendengarkan musik.
    Dewasa ini terdapat suatu aplikasi streaming musik
    berbayar
    bernama Spotify. Aplikasi
    Spotify
    ini
    digunakan oleh penggunanya untuk mendengar musik secara streaming dengan
    d
    ua pilihan
    gratis
    dan berbayar
    . Pada perkembangannya terjadi penjualan akun spotify
    berbayar
    di situs Jual
    -
    Beli Kaskus yang penulis yakini diperoleh dari tindak pidana peretasan.
    Efektivitas
    penegakan hukum
    dari tindak pidana peretasan kerap kali terhambat
    oleh
    beberapa faktor
    . Penjualan yang barang hasil tindak pidana peretasan yang terjadi dalam
    situs Jual
    -
    Beli Online Kaskus pun menarik perhatian penulis untuk
    meneliti tentang
    pertanggungjawaban pidana penyelenggara
    platformnya
    , karena kerap kali situs
    pe
    nyelenggara
    platform
    lalai mengawasi hal
    -
    hal yang terdapat dalam situsnya.
    Tujuan dari
    penelitian ini adalah mengetahui, memahami dan menganalisis faktor apa
    sajakah yang
    mempengaruhi efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana peretasan dan
    mengeta
    hui juga menganalisis pertanggungjawaban pidana dari Kaskus selaku penyedia
    platform
    .
    Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan perbandingan.
    Menekankan pada norma hukum disamping menelaah kaidah
    -
    kaidah hukum yang berlaku di
    masyarakat,
    serta perbandingan terhadap kaidah
    -
    kaidah hukum terkait. Penelitian ini juga
    dilakukan dengan meneliti maupun mengkaji bahan hukum primer, bahan hukum sekunder,
    bahan hukum tersier, dan kepustakaan elektronik.
    Berdasarkan hasil penelitian, peretas akun
    st
    reaming
    musik Spotify
    yang
    juga
    memperjual
    -
    belikan barang retasannya dalam Kaskus tidak ditindak dikarenakan terhambat
    oleh beberapa faktor diantaranya faktor penegak hukum, kebudayaan dan masyarakat
    .
    B
    erdasarkan hasil wawancara
    yang penulis
    dapatkan
    Yuris
    diksi kerap kali menjadi masalah
    penting dalam hal penegakan hukum
    dari
    tindak pidana peretasan.
    Sedangkan
    Mengenai
    Pertanggungjawaban pidana
    Kaskus sendiri ternyata Kaskus
    memenuhi unsur kesalahan
    karena seharusnya Kaskus melakukan penghapusan dan pemblok
    iran terhadap terdapatnya
    penjualan barang yang tidak sesuai dengan peraturan perundang
    -
    undangan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi