Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

TINJAUAN YURIDIS KRIMINOLOGIS TERHADAP PENANGGULANGAN PRAKTIK PROSTITUSI SESAMA JENIS DALAM HUKUM POSITIF INDONESIA


Praktik prostitusi
merupakan suatu permasalahan sosial yang sudah ada sejak
dahulu dan
dianggap
bertentangan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    229/2018229/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    229/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 98 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Praktik prostitusi
    merupakan suatu permasalahan sosial yang sudah ada sejak
    dahulu dan
    dianggap
    bertentangan dengan norma
    -
    norma/kaedah
    -
    kaedah yang
    berkaitan dengan kesusilaan
    dan kepatutan
    .
    Kini pada perkembangannya bentuk dari
    prostitusi itu
    ,
    berkembang yang tadinya hanya terjadi diantara orang
    -
    orang yang
    berbeda jenis kelamin namun kini
    terjadi
    jug
    a
    dalam hubungan seksual yang sejenis
    dan biasanya terjadi pada orang
    -
    orang yang memiliki kecenderungan orientasi seksual
    yang menyimpang
    seperti
    gay
    dan
    lesbian.
    K
    asus
    -
    kasus
    prostitusi sesama jenis
    yang
    terjadi di
    Indonesia,
    selalu menggunakan hukum
    pidana
    dalam oenyelesaiannya
    sedangkan pada kenyataannya belum ada satupun peraturan perundang
    -
    undangan di
    Indonesia yang mengatur prostitusi secara spesifik khususnya prostitusi sesama jenis.
    Tujuan penulisan ini untuk mengetahui apa saja faktor yang memp
    engaruhi terjadinya
    praktik prostitusi sesama jenis dan bagaimana reaksi sosial yang tepat untuk
    menanggulangi praktik prostitusi sesama jenis di Indonesia.
    Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan yuridis
    empiris dengan spesifikas
    i penelitian bersifat deskriptif analitis. Dengan metode ini,
    penelitian
    yang dilakukan
    berdasarkan pada data sekunder
    tentang prostitusi
    dan
    ke
    giatan prostitusi sesama jenis
    langsung di lapangan
    ,
    sehingga kebenaran yang
    ditemukan adalah kebenaran ilmiah
    .
    Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah, bahwa dari fakta yang
    ada reaksi terhadap adanya praktik prostitusi sesama jenis cenderung keras dan selalu
    berakhir dengan hukuman pidana bagi pihak
    -
    pihak yang bersangkutan. Jika ditinjau
    dari teori
    -
    t
    eori kriminologi, prostitusi sesama jenis ini terjadi karena sejumlah faktor
    seperti faktor ekonomi, faktor gaya hidup, faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor
    pendidikan, dan faktor penegakan hukum. Reaksi sosial yang tepat untuk
    penanggulangan prakt
    ik prostitusi sesama jenis dapat dilakukan dengan cara
    -
    cara yang
    bersifat pencegahan untuk mencegah prostitusi sesama jenis semakin meluas. Seperti
    dengan cara memberikan menyuluhan kesehatan dan dampak dari prostitusi sesama
    jenis, mengajarkan pendidikan
    seks dini kepada para pelajar, memberikan pelatihan
    dan bekal keterampilan kepada para pelaku prostitusi, membuka lapangan pekerjaan,
    serta menyediakan lembaga konsultasi psikologis bagi para pelaku prostitusi sesama
    jenis atau bagi masyarakat yang memili
    ki masalah psikologi serupa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi