Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

KEABSAHAN PENGIKATAN FIDUSIA DI BAWAH TANGAN DALAM PRAKTEK PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DIKAITKAN DENGAN UNDANG - UNDANG NO.42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA


Perjanjian Jaminan Fidusia wajib dibuatkan akta notaris dalam
prosedur pendaftarannya, yang kemudian didaftarkan di Kantor ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    224/2018224/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    224/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 127 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perjanjian Jaminan Fidusia wajib dibuatkan akta notaris dalam
    prosedur pendaftarannya, yang kemudian didaftarkan di Kantor Pendaftaran
    Fidusia, hal ini bertujuan untuk menjamin kepastian hukum serta mampu
    memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang berkepentingan.
    Sebagaimana hal tersebut telah tercantum dalam Undang-Undang Jaminan
    Fidusia Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Namun dalam
    pelaksanaannya banyak Jaminan Fidusia yang tidak dibuatkan akta notaris
    yang saat ini sering disebut akta di bawah tangan.
    Penulisan tugas akhir ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis
    normative dimana penelitian dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka
    atau data sekunder, serta spesifikasi penelitian yang digunakan adalah
    penelitian deskriptif analitis yang diartikan sebagai suatu prosedur
    pemecahan masalah yang diteliti pada saat sekarang berdasarkan fakta yang
    tamak atau sebagaimana adanya dikaitkan dengan peraturan perundang-
    undangan yang berlaku sehingga mendapatkan kesimpiulan.
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengikatan fidusia yang
    dilakukan di bawah tangan merupakan sah bagi para pihak yang
    membuatnya berdasarkan asas perjanjian
    pascta sun servanda
    namun
    perjanjian tersebut tidak mempunyai kekuatan eksekutorial layaknya
    perjanjian jaminan fidusia. Perlindungan hukum bagi debitur dapat
    digunakan dengan cara preventif atau dengan cara represif yang
    prosedurnya tercantum pada SEOJK Nomor: 1/SEOJK.07/2014 tentang
    Pelayanaan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen Pada Pelaku Usaha
    Jasa Keuangan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi