Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PENEGAKAN HUKUM LING KUNGAN AKIBAT PENCEMARAN LIMBAH BAHAN BERACUN BERBAHAYA ( B3) DI ALIRAN SUNGAI CITARUM


Pencemaran Sungai Citarum oleh Limbah B3
salah satunya
di
akibatkan
oleh
kegiatan industri yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    222/2018222/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    222/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 121 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pencemaran Sungai Citarum oleh Limbah B3
    salah satunya
    di
    akibatkan
    oleh
    kegiatan industri yang mengabaikan instrumen hukum dalam
    perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup
    dan ini
    merupakan
    pelanggaran
    terhadap lingkungan
    hidup
    dan sangat merugikan masyarakat
    .
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman mengenai
    penegakan hukum lingkungan
    serta kendala
    yang dihadapi
    terkait pencemara
    n
    Limbah B3 guna menanggulangi pencemaran di aliran Sungai Citarum.
    Penulisan ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif
    dengan meneliti data
    -
    data sedangkan spesifikasi penelitian ini bersifat
    deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan
    dengan penelitian
    kepustakaan yang didukung oleh penelitian lapangan. Data kemudian
    dianalisis secara yuridis kualitatif.
    Hasil
    penelitian menyimpulkan bahwa
    pertama
    ,
    UUPPLH
    menyatakan
    bahwa
    penerapan asas
    hu
    kum pidana
    ultimum remedium
    hanya
    berlaku bagi
    pelanggaran baku mutu air limbah, emisi, dan gang
    guan
    . Oleh sebab itu
    sanksi
    pertama yang diberikan kepada
    pelaku pencemaran Limbah B3
    ke aliran
    Sungai Citarum
    karena
    melanggar ketentuan administrasi
    yang
    telah
    ditetapkan
    adalah
    dengan
    menerapkan
    sanksi pidana
    guna
    memberikan efek
    jera
    kepada pelaku pencemaran
    .
    Penerapan sanksi pidana tidak melepaskan
    penerapan sanksi
    -
    sanksi lain dalam penegakan hukum lingkungan.
    S
    anksi
    administratif
    tetap diterapkan
    demi menghentikan pencemaran
    dan
    memulihkan lagi fungsi
    lingkungan hidup
    oleh pelaku pencemaran
    .
    Apabila
    terjadi
    kerugian kepada
    masyarakat,
    maka
    sanksi perdata juga
    dapat
    diterapkan. Hal ini demi mel
    indungi hak
    -
    hak masyarakat yang telah diatur
    dalam Pasal 28 H
    UUD 1945.
    Kedua
    ,
    kendala yang dihadapi dalam penegakan
    hukum
    lingkungan terkait pencemaran Limbah B3 ke aliran Sungai Citarum
    terletak dalam faktor penegak hukum dan faktor sarana dan fasilitas
    .
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi