
Skripsi
TINJAUAN YURIDIS PERLINDUN GAN HUKUM ATAS KELEBIHAN MUATAN (OVER CAPACITY) PENUMPANG JASA KERETA API COMMUTER LINE
Skripsi ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap konsumen selaku pengguna jasa transportasi kereta api dengan sistem ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 214/2018 214/2018 Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH Unpad Tersedia -
Perpustakaan Fakultas HukumJudul Seri -No. Panggil 214/2018Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung., 2018 Deskripsi Fisik x, 119 hal, 30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi NONETipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Skripsi ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap konsumen selaku pengguna jasa transportasi kereta api dengan sistem pengoperasian tunggal di wilayah Jabodetabek. Penerapan sistem pengoperasian tunggal atau lebih dikenal dengan Commuter Line merupakan salah satu upaya dari PT. KAI Commuter Jabodetabek untuk memperbaiki serta meningkatkan pelayanan kepada konsumen pengguna jasa kereta api. Namun, pada awal penerapan sistem yang baru ini, terdapat banyak permasalahan di dalam penyelenggaraan perkeretaapian, di antaranya sarana dan prasarana perkeretaapian yang kurang memadai dan pelayanan yang belum maksimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis pemenuhan hak konsumen pengguna KRL Commuter Line serta betuk upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen pengguna KRL Commuter Line.
Oleh karena itu yang menjadi permasalahan dari skripsi ini adalah tentang bagaimana pelayanan kereta api Commuter Line dan bagaimana perlindungan hukum konsumen pengguna jasa kereta api Commuter Line.
Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dan dipaparkan secara deskriptif analisis. Tahap penelitian mencakup penelitian kepustakaan terhadap bahan-bahan hokum (primer, sekunder, tersier) serta penelitian lapangan dengan pihak dan instansi terkait. Data Penelitian dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap data sekunder dan wawancara dengan narasumber untuk memperoleh data primer.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ketika hak dari konsumen tidak terpenuhi dengan baik oleh penyedia jasa kereta api, konsumen dapat melakukan upaya hukum antara lain melalui litigasi maupun non litigasi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






