Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PEMENUHAN HAK ANAK ANGKAT BAWAA N ISTRI SETELAH TERJADI PERCERAIAN DENGAN SUAMI BARUNYA MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA


Anak merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan
diberikan bimbingan secara
emosional dan material agar ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    209/2018209/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    209/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 103 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Anak merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan
    diberikan bimbingan secara
    emosional dan material agar kehidupannya
    menjadi lebih baik.
    Kehadiran anak sebagai penerus garis keturunan akan
    diharapkan menambah kebahagiaan dala
    m sebuah keluarga
    . Pasangan
    suami istri yang tidak dapat memperoleh keturunan dapat melakukan
    upaya terakhi
    r berupa pengangkatan anak, dimana anak itu yang akan
    menjadi penerus keturunan mereka
    . Anak
    angkat
    bawaan merupakan
    anak
    angkat
    yang dibawa oleh orang tuanya ked
    alam pernikahan barunya
    dan dirawat dalam pernikahan tersebut. P
    ernikahan
    tidak selalu
    berjalan
    dengan baik terkadang perceraian menjadi pilihan pasangan suami istri.
    Perceraian dapat menimbulkan akibat hukum, salah satunya terhadap
    anak yang berada di perkawinan itu.
    Berdasarkan perumusan masalah
    tersebut maka yang menjadi tujuan penulisan
    ini adalah u
    ntuk
    menentukan status anak angkat bawaan istri setelah terjadi perceraian
    terhadap suami barunya dari
    menurut hukum positif Indonesia dan u
    ntuk
    menentukan upaya hukum terhadap pemenuhan hak anak angkat bawaan
    istri untuk mendapatkan nafkah hid
    up setelah terjadi perceraian dengan
    suami barunya menurut hukum positif Indonesia
    Dalam penelitian ini, penulis menggunakan
    Metode penelitian yang
    digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif
    yaitu dengan mendasarkan kepada data
    yang diperoleh dari hasil studi
    kepustakaan dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis.
    .
    Terdapat hal
    -
    hal yang dapat diperoleh dari
    hasil
    penelitian ini.
    Pertama,s
    tatus anak angkat bawaan istri terhadap suami barunya setelah
    terjadi perceraian adalah sebagai anak tiri berdasarkan peraturan dalam
    hukum positif Indonesia dan wawancara kepada para ahli. Kedudukan
    anak angkat bawaan terhadap orang tua tirin
    ya memiliki k
    edudukan yang
    hampi
    r sama dengan anak kandung, termasuk untuk mendapatkan
    pemenuhan hak terkait nafkah hidup dengan pengecualian terhadap hak
    waris terhadap orang tua tiri yang tidak dimilikinya.
    Kedua,
    p
    erlindungan
    hukum terhadap pemenuhan hak anak angkat
    bawaan istri untuk
    mendapatkan nafkah hidupnya setelah terjadi perceraian dengan suami
    barunya berdasarkan hukum positif Indonesia adalah melalui upaya
    hukum gugatan rekonvensi saat proses perceraian sedang berlangsung
    yang berdasarkan kepada Undang
    -
    Undang
    No
    mor
    . 7 Tahun 1989
    Tentang Peradilan Agama.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi