Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PENERAPAN ASAS IUS SOLI TERBATAS TERHADAP ANAK DARI PENGUNGSI ROHINGYA YANG LAHIR DI INDONESIA


Kondisi
tanpa
kewarganegaraan
dari
pengungsi
Rohingya
menimbulkan sejumlah polemik, khususnya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    201/2018201/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    201/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 108 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kondisi
    tanpa
    kewarganegaraan
    dari
    pengungsi
    Rohingya
    menimbulkan sejumlah polemik, khususnya mengenai kepastian status
    kewarganegaraan anak
    -
    anak dari para pengungsi tersebut yang lahir di
    Indonesia. Berkaitan dengan itu,
    Undang
    -
    Undang Nomor 12 Tahun 2006
    tentang Kewarganegaraan mengatur asas
    ius soli
    terbatas guna mencegah
    kondisi tanpa kewarganegaraan terjadi pada anak yang lahir dari orang tua
    stateless
    dan
    unknown nationality
    . Melalui metode penelitian yuridis
    sosiologi
    s, penelitian ini bermaksud menemukan sejauh mana produk hukum
    saat ini mendukung penerapan dari asas
    ius soli
    terbatas serta bagaimana
    penerapan dari asas tersebut terhadap anak dari pengungsi Rohingya yang
    lahir di Indonesia.
    Hasil dari penelitian ini m
    enunjukan bahwa peraturan perundang
    -
    undangan yang ada tidak mampu mengakomodasi penerapan asas
    ius soli
    terbatas, dibuktikan dengan absennya pengaturan syarat dan prosedur
    pemberian status kewargenegaraan Indonesia bagi anak yang lahir dari
    orang tua
    state
    less
    dan
    unknown nationality.
    Ketiadaan pengaturan
    prosedural membuat asas tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam prakitk,
    sehingga anak dari pengungsi Rohingya tidak pula diberikan status
    kewarganegaraan Indonesia dan menjadikan mereka berada pada kondis
    i
    tanpa kewarganegaraan seperti kedua orang tuanya. Menurut penelitian ini,
    terdapat beberapa ketidakselarasan antara politik hukum keimigrasian dan
    hukum kewarganegaraan Indonesia yang berpengaruh terhadap penerapan
    asas
    ius soli
    terbatas. Adanya prinsip
    kebijakan selektif dan
    non
    -
    immigrant
    state
    dalam hukum keimigrasian saat ini cenderung memandang pengungsi
    sebagai pihak yang kurang menguntungkan sehingga berbagai kepentingan
    mereka termasuk pencatatan kelahiran dan perolehan kewarganegaraan
    tidak diperh
    atikan oleh Pemerintah. Selain itu, ketiadaan pengakuan negara
    terhadap orang tanpa kewarganegaraan sebagai status imigrasi juga
    berpengaruh
    pada
    tidak
    adanya
    mekanisme
    penentuan
    status
    kewarganegaraan bagi orang asing yang dapat mengindentifikasi
    stateles
    s
    dan
    unknown nationality
    . Hal ini berpengaruh terhadap penerapan asas
    ius
    soli
    terbatas, karena sebelum seorang anak dapat diberikan status
    kewarganegaraan Indonesia, perlu dipastikan terlebih dahulu terkualifikasi
    atau tidaknya orang tua dari anak sebaga
    i
    stateless
    atau
    unknown nationality.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi