Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI DALAM JUAL BELI APARTEMEN DENGAN SISTEM PRE PROJECT SELLING DITINJAU DARI KUH PERDATA DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG RUMAH SUSUN


Persaingan usaha antar penyedia fasilitas perumahan menimbulkan
berbagai upaya dalam strategi bisnis penjualan apartemen salah satunya

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    177/2018177/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    177/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 91 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Persaingan usaha antar penyedia fasilitas perumahan menimbulkan
    berbagai upaya dalam strategi bisnis penjualan apartemen salah satunya
    adalah sistem Pre Project Selling. Pre Project Selling merupakan penjualan
    properti sebelum bangunan diselesaikan dan yang dijual hanya berupa
    gambar atau konsep. Pada praktiknya penjualan dengan sistem Pre Project
    Selling dapat menimbulkan kerugian bagi pembeli. Hal ini dikarenakan tidak
    menutup kemungkinan bahwa apartemen yang telah dibangun berbeda
    bentuknya dengan apa yang telah disepakati. Tujuan dari penelitian ini
    adalah adalah untuk mengetahui bagaimana penjualan apartemen dengan
    sistem Pre Project Selling dan perlindungan hukum terhadap kerugian
    pembeli akibat wanprestasi pengembang berdasarakan KUH Pedata dan
    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.
    Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normative yaitu
    menekankan pada asas-asas hukum yang mengatur hal-hal yang terjadi
    pada permasalahan yang diteliti dengan menggunakan teknik pengumpulan
    data dalam 2 (dua) tahapan yaitu studi dokumen dan wawancara. Adapun
    metode analisis data menggunakan metode normative kualitatif yaitu analisis
    didasarkan dari peraturan-peraturan hukum yang ada sebagai norma hukum
    positif bertitik tolak pada usaha penemuan asas dan informasi.
    Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa, penjualan
    apartemen dengan sistem Pre Project Selling tidak memenuhi syarat sahnya
    perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata dan melanggar Pasal 43
    Undang-Undang Rumah Susun. Perlindungan hukum secara preventif untuk
    mencegah kerugian pembeli apartemen adalah pengawasan dalam
    pembuatan PPJB sesuai dengan Pasal 98 Undang-Undang Rumah Susun
    dan apabila terjadi kerugian didasarkan Pasal 89 Undang-Undang Rumah
    Susun maka pembeli memperoleh pergantian yang layak atas kerugian yang
    dialami sesuai dengan Pasal 1243 KUH Perdata.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi