Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP INSTRUKSI GUBERNUR NOMOR K. 898/1/A/1975 TENTANG PENYERAGAMAN KEBIJAKAN PEMBERIAN HAK ATAS TANAH KEPADA WNI NON-PRIBUMI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1960 TENTANG PERATURAN DASAR POKOK-POKOK AGRARIA


hak milik atas tanah berbeda dengan daerah lainnya di wilayah
Indonesia. Dengan adanya Instruksi Gubernur Nomor K. 898/1/A/1975
Tentang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    166/2018166/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    166/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 128 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • hak milik atas tanah berbeda dengan daerah lainnya di wilayah
    Indonesia. Dengan adanya Instruksi Gubernur Nomor K. 898/1/A/1975
    Tentang Penyeragaman Kebijakan Hak Atas Tanah Kepada WNI
    Nonpribumi. Instruksi Gubernur tersebut membatasi WNI keturunan atau
    WNI Nonpribumi yang bertinggal di Daerah Istimewa untuk memiliki hak
    milik atas tanah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam hal ini WNI
    Keturunan hanya diberikan hak atas tanah berupa Hak Guna Bangunan,
    Hak Guna Usaha dan Hak Pakai. Tulisan ini bertujuan untuk membahas
    tentang kebijakan Daerah Istimewa Yogyakarta yang dapat
    mengesampingkan aturan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yang di
    mana DIY sudah memberlakukan UUPA sepenuhnya dan Upaya apa
    yang dapat dilakukan WNI Nonpribumi untuk mendapatkan hak milik atas
    tanah di DIY.
    Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah
    yuridis normatif yaitu suatu penelitian yang secara deduktif dimulai analisa
    terhadap pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan yang
    mengatur terhadap permasalahan diatas. Penelitian hukum secara yuridis
    maksudnya penelitian yang mengacu pada studi kepustakaan yang ada
    ataupun terhadap data sekunder yang digunakan. Sedangkan bersifat
    normatif maksudnya penelitian hukum yang bertujuan untuk memperoleh
    pengetahuan normatif tentang hubungan antara satu peraturan dengan
    peraturan lain dan penerapan dalam prakteknya.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Undang-Undang
    Pokok Agraria sepenuhnya diberlakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta
    akan tetapi Instruksi Gubernur Nomor K. 898/1/A/1975 Tentang
    Penyeragaman Kebijakan Hak Atas Tanah Kepada WNI Nonpribumi tetap
    diberlakukan. Karena hal inilah WNI Nonpribumi di DIY tidak dapat
    memiliki hak milik atas tanah. Upaya WNI Nonpribumi yang dapat
    dilakukan adalah dengan meminjam nama WNI Asli untuk mendapatkan
    hak milik atas tanah di DIY.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi