Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

GUGATAN PERDATA OLEH PENCIPTA DAN PEMEGANG HAK CIPTA WARGA NEGARA AMERIKA SERIKAT ATAS PEMBAJAKAN FILM DALAM SITUS STREAMING ONLINE YANG DILAKUKAN WARGA NEGARA INDONESIA BERDASARKAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL INDONESIA


Pembajakan film Hollywood dalam situs streaming semakin banyak terjadi di
Indonesia. Hal ini menimbulkan kerugian bagi pencipta dan pemegang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    131/2018131/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    131/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 153 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pembajakan film Hollywood dalam situs streaming semakin banyak terjadi di
    Indonesia. Hal ini menimbulkan kerugian bagi pencipta dan pemegang Hak Cipta film asal
    Hollywood sehingga mereka berhak mengajukan gugatan perdata atas pembajakan film dalam
    situs streaming yang dilakukan Warga Negara Indonesia tersebut. Perkara ini melibatkan
    pencipta dan pemegang Hak Cipta film berkewarganegaraan Amerika Serikat dan pemilik situs
    streaming film bajakan yang merupakan WNI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu
    pengadilan negara manakah yang berwenang dan hukum negara manakah yang berlaku dalam
    mengadili perkara gugatan perdata oleh pencipta dan pemegang Hak Cipta Warga Negara
    Amerika Serikat atas pembajakan film dalam situs streaming online yang dilakukan oleh WNI
    berdasarkan ketentuan Hukum Perdata Internasional Indonesia, serta untuk mencari tahu
    penyelesaian perkara tersebut.
    Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif.
    Penelitian dilakukan dengan metode yang menggunakan sumber-sumber data sekunder, yaitu
    peraturan perundang-undangan, teori-teori hukum, dan pendapat-pendapat para sarjana hukum
    terkemuka, yang kemudian dianalisis serta menarik kesimpulan dari permasalahan yang akan
    digunakan untuk menguji dan mengkaji data sekunder tersebut. Penelitian menggunakan
    spesifikasi penelitian deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundangan yang
    berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dalam praktik pelaksanaannya yang menyangkut
    permasalahan yang diteliti.
    Berdasarkan hasil penelitian, pengadilan negara yang berwenang memeriksa gugatan
    perdata yang dilakukan oleh Pencipta dan Pemegang Hak Cipta Warga Negara Amerika Serikat
    atas pembajakan film dalam situs streaming yang dilakukan Warga Negara Indonesia adalah
    pengadilan negara tempat pemilik situs streaming yang merupakan pihak Tergugat bertempat
    tinggal, hal ini sesuai dengan asas actor sequitor forum rei yang terdapat dalam Pasal 118 HIR
    dan sesuai dengan principle of basis of presence. Pengadilan tempat Tergugat bertempat
    tinggal adalah pengadilan di Indonesia, tepatnya Pengadilan Niaga berdasarkan Pasal 100 ayat
    (1) UU No. 28 Tahun 2014. Hukum yang berlaku untuk menyelsaikan perkara tersebut adalah
    Hukum Indonesia sebagai tempat pembajakan film dilakukan, tepatnya hukum Hak Cipta
    Indonesia yang ada dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Hal ini didasarkan pada
    prinsip lex loci delicti commissi yang dianut oleh Pengadilan di Indonesia berdasarkan
    yurisprudensi. Penyelesaian perkara ini adalah setelah hakim memeriksa bukti-bukti yang
    diajukan para pihak Hakim menemukan bahwa Tergugat terbukti melakukan Pembajakan
    sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1 angka 23 UU No. 28 Tahun 2014 maka Hakim
    memutus bahwa Tergugat melakukan Pembajakan dan menghukum Tergugat untuk membayar
    biaya ganti rugi yang diajukan Penggugat dan biaya perkara.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi