Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB PEMENANG TENDER KOLAM RETENSI CIEUNTEUNG BANDUNG BERDASARKAN PERATURAN PRESIDEN NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PENGADAAN BARANG ATAU JASA PEMERINTAH


Pembangunan Kolam Retensi Cieunteung dilakukan guna
mengatasi banjir di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Pemerintah melakukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    304/2017304/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    304/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 85 hal. 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    304/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pembangunan Kolam Retensi Cieunteung dilakukan guna
    mengatasi banjir di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
    Pemerintah melakukan kerja sama dengan penyedia jasa konstruksi yang
    pada tahap awal diadakan lelang pembangunan kolam retensi. Dalam
    proses lelang pemerintah akan menyeleksi dan memilih penyedia jasa
    konstruksi yang paling memenuhi syarat untuk melakukan pembangunan
    tersebut, yaitu dalam hal ini PT. Nindya Barata terpilih sebagai pihak
    pemenang tender jasa konstruksi. Permasalahan yang dibahas dalam
    penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pelaksanaan tender kolam
    retensi Cieunteung yang dilakukan oleh PT. Nindya Barata dihubungkan
    dengan Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2015 tentang pengadaan
    barang atau jasa Pemerintah serta unsur-unsur wanprestasi PT.Ninda
    Barata dalam pembangunan proyek kolam retensi tersebut
    Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi
    deskriptif analitis, yang memaparkan solusi dari masalah yang ada
    berdasarkan data yang diperoleh lalu dianalisa berdasarkan ketentuan
    dalam perundang-undangan, literatur serta bahan lain yang berhubungan
    dengan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer.
    Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu, bahwa kontrak
    kerja konstruksi yang ditandatangani oleh para pihak telah sesuai dengan
    peraturan perundang-undangan, sehingga menimbulkan akibat hukum
    diantara kedua belah pihak. Selain itu dalam proses pembangunan kolam
    retensi tersebut, ditemukan unsur-unsur yang berpotensi terjadinya
    kegagalan bangunan yang dapat menimbulkan terjadinya wanprestasi.
    Sehingga berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang
    Jasa Kontruksi bentuk pertanggungjawaban PT. Nindya Barata dalam
    kegagalan bangunan akibat wanprestasi dalam proyek pembangunan
    kolam retensi Cieunteung yaitu berupa ganti rugi dan hukuman pidana
    berupa sanksi administratif dimana hal tersebut diatur dalam Pasal 42
    Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Kontruksi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi