Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERTANGGUNGJAWABAN DIREKSI DAN KOMISARIS PERSEROAN TERBATAS TERHADAP PELAKSANAAN KEWAJIBAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI


Badan usaha berbentuk perseroan terbatas merupakan salah satu badan usaha
yang banyak dibentuk oleh banyak pihak untuk memanfaatkan sumber ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    156/2017156/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    156/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 89 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    156/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Badan usaha berbentuk perseroan terbatas merupakan salah satu badan usaha
    yang banyak dibentuk oleh banyak pihak untuk memanfaatkan sumber kekayaan yang
    dimiliki Indonesia. Usaha yang dilakukan oleh perseroan terbatas dalam upaya
    pemanfaatan sumber daya tersebut akan berdampak kepada pajak yang masuk
    kedalam negara yang dapat dijadikan salah satu sumber pemasukan bagi negara.
    salah satu pajak yang dapat dikenakan kepada perusahaan yaitu pajak pendapatan
    nilai(PPN) yang dikenakan terhadap setiap kegiatan konsumsi barang kena pajak atau
    jasa kena pajak yang dilakukan didalam wilayah Indonesia. Masih banyak perusahaan
    yang tidak menjalankan kewajibannya dalam pembayaran (PPN) sesuai dengan apa
    yang diatur didalam UU. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan
    memahami peraturan yang mengatur kewajiban pajak PPN bagi wajib pajak badan
    usaha berbentuk PT dan sanksi yang dapat dikenakan terhadap direksi dan komisaris
    yang telah salah atau lalai dalam melakukan kewajiban perseroan dalam hal
    pembayaran PPN.
    Metode pendekatan yang akan digunakan adalah metode pendekatan yuridis
    normatif yang digunakan dengan cara meneliti terhadap peraturan perundangundangan
    yang berlaku, dikaitkan dengan teori-teori hukum dan diperkuat dengan datadata
    primer dan data sekunder yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti.
    Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa, pertama pada praktiknya
    mekanisme dalam pembayaran PPN tidak sesuai dengan ketentuan UU KUP karena
    masih banyak perseroan yang tidak menuliskan pajak didalam SPT yang tidak sesuai
    dengan keadaan aslinya sehingga berdampak kepada pendapatan yang diterima
    negara. Kedua, prinsip-prinsip yang kepengurusan perseroan seperti itikad baik, penuh
    kehati-hatian dan bertanggung jawab tidak jalankan sesuai dengan UU, sehingga
    tanggung jawab atas terjadinya kerugian yang dikenakan kepada perseroan dapat
    dikenakan kepada direksi atau komisaris perusahaan,
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi