Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

IMPLIKASI ALIH FUNGSI LAHAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA DALAM UPAYA PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN


Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat mengancam
swasembada pangan Kabupaten Tasikmalaya. Terbitnya Undang-Undang
Nomor 41 Tahun ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    119/2017119/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    119/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 125 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    119/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dapat mengancam
    swasembada pangan Kabupaten Tasikmalaya. Terbitnya Undang-Undang
    Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
    Berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi dan mencegah alih fungsi
    lahan pertanian. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaturan alih
    fungsi lahan di Kabupaten Tasikmalaya dalam upaya perlindungan lahan
    pertanian, serta implikasi pemberlakuan pengaturan perlindungan lahan
    pertanian pangan berkelanjutan terhadap lahan pertanian di Kabupaten
    Tasikmalaya.
    Dalam penelitian ini metode pendekatan yang digunakan ialah
    metode pendekatan Yuridis Normatif dengan jalan menginventarisasi
    serta menelaah bahan pustaka melalui studi kepustakaan.. Spesifikasi
    penelitian yang digunakan penulis bersifat deskriptif analisis, yakni
    melakukan pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan
    atau melukiskan keadaan subyek atau obyek pada saat ini berdasarkan
    fakta yang nampak. Pada tahap penelitian, inventarisasi data dilakukan
    melalui kajian kepustakaan berupa perundang-undangan dan pendapat
    para ahli dilengkapi dengan wawancara terhadap pihak-pihak terkait
    dengan alih fungsi lahan di Kabupaten Tasikmalaya. Analisis data yang
    digunakan dalam penelitian ini ialah analisis normatif kualitatif, yakni
    membahas pokok permasalahan menggunakan analisis logis berdasarkan
    data yang diperoleh. Penelitian dilakukan pada lembaga-lembaga
    pemerintahan daerah Kabupaten Tasikmalaya yang terkait dengan
    penelitian ini.
    Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa alih fungsi
    lahan memiliki dampak yang tidak sederhana di Kabupaten Tasikmalaya.
    Berbagai peraturan dibuat untuk mengurangi terjadinya alih fungsi lahan,
    secara lebih khusus peraturan mengenai perlindungan lahan pertanian
    pangan berkelanjutan ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten
    Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2016 tentang Perlindungan Lahan Pertanian
    Pangan Berkelanjutan. Pemberlakuan peraturan tersebut mengamanatkan
    perlu disegerakannya pembentukan Rencana Detail Tata Ruang di setiap
    kecamatan, sehingga lebih jelas lagi ketentuan mengenai besarnya luas
    lahan pertanian pangan berkelanjutan yang dilindungi dengan jelas
    melalui Undang-Undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan
    Pertanian Pangan Berkelanjutan. Selain penentuan luas lahan pertanian
    pangan berkelanjutan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya diharapkan
    mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap perizinan perubahan fungsi
    lahan, terutama terhadap lahan pertanian pangan. Pemerintah Kabupaten
    Tasikmalaya perlu mensosialisasikan perlindungan lahan pertanian
    pangan berkelanjutan kepada masyarakat, sehingga terjalin kerjasama
    yang baik diantara keduanya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi