Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERDAGANGAN SENJATA ANTARA INGGRIS DENGAN ARAB SAUDI DALAM KONFLIK YAMAN DIKAITKAN DENGAN ARMS TRADE TREATY 2014 DAN HUKUM INTERNASIONAL


Sejak konflik di Yaman meningkat di pertengahan bulan Maret 2015,
pemboman dan serangan blokade yang di lakukan oleh Arab Saudi dan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    09120170912017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    0912017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 143 hal 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    0912017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sejak konflik di Yaman meningkat di pertengahan bulan Maret 2015,
    pemboman dan serangan blokade yang di lakukan oleh Arab Saudi dan
    kelompok koalisi dari negara-negara gulf telah melemahkan bagian besar dari
    Yaman. Meskipun tujuan politiknya untuk mengusir pemberontak Houthi dan
    mengembalikan Presiden Yaman Abed-Rabbo Mansour Hadi, hal tersebut
    menyebabkan kematian ribuan rakyat sipil di Yaman dan juga kerusakan objek
    sipil di negara tersebut seperti sekolah, rumah sakit dan infrastruktur nonmiliter.
    Senjata yang digunakan untuk pemboman di konfimasi oleh Inggris
    bahwa telah melakukan ekspor senjata ke Arab Saudi untuk melawan
    pemberontak Houthi.
    Berdasarkan fakta tersebut bahwa Pemerintah Inggris telah melanggar
    hukum internasional dan peraturan nasionalnya dengan menyediakan senjata
    untuk Arab Saudi dalam pemboman yang dilakukan di Yaman. Pasal 6(3) Arms
    Trade Treaty melarang negara untuk transfer senjata apabila negara
    pengekspor mengetahui pengizinan senjata tersebut akan digunakan untuk
    kejahatan perang serta serangan objek atau warga sipil. Sedangkan Pasal 7
    mengatur untuk negara pengekspor melakukan penilaian risiko sebelum
    memberikan izin ekspor ke negara lain untuk menghindari pelanggaran serius
    hukum humaniter.
    Tujuan dari penulisan ini meneliti terhadap pelanggaran yang dilanggar
    Inggris ditinjau dari Arms Trade Treaty serta hukum internasional lainnya serta
    pertanggungjawaban Inggris yang melanggar hukum internasional tersebut.
    Metode penelitian yang digunakan berbentuk analisis deskriptif, penggunaan
    data sekunder dan data kepustakaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi