Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

DAMPAK PEMBERIAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG TERHADAP PELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP


Kegiatan pertambangan khususnya Mineral dan Batubara telah
menjadi penggerak perekonomian negara sejak zaman industrialisasi.
Kegiatan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    084/2017084/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    084/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 148 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    084/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kegiatan pertambangan khususnya Mineral dan Batubara telah
    menjadi penggerak perekonomian negara sejak zaman industrialisasi.
    Kegiatan pertambangan mineral dan batubara berlangsung di berbagai
    kawasan termasuk diantaranya adalah kawasan hutan lindung. Adanya
    kegiatan pertambangan mineral dan batubara di kawasan hutan lindung
    yang tidak mengindahkan peraturan perundang-undangan telah
    membawa dampak yang buruk khususnya bagi pelestarian fungsi-fungsi
    lingkungan hidup. Berbagai permasalahan bermula akibat tidak patuhnya
    pelaku usaha atas ketentuan yang berlaku baik dalam hal pertambangan,
    kehutanan serta lingkungan hidup.
    Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
    yuridis normatif yang dilakukan dengan menelaah berbagai ketentuan
    perundang-undangan yang berkaitan dengan implementasi kegiatan
    pertambangan mineral dan batubara di kawasan hutan lindung juga
    kaitannya terhadap pelestarian fungsi lingkungan hidup. Spesifikasi
    penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yang menggambarkan
    dan mendeskripsikan permasalahan kegiatan pertambangan di kawasan
    hutan lindung dengan ketentuan perundang-undangan yang berkaitan
    yang kemudian dilakukan analisis.
    Berdasarkan penelitian, dapat diketahui bahwa masih ada kegiatan
    pertambangan di kawasan hutan lindung yang bertentangan ketentuan
    khususnya UU Kehutanan, UU Minerba, serta UU Perlindungan dan
    Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pelanggaran-pelanggaran dapat
    diselesaikan dengan penegakkan hukum lingkungan baik dengan
    penyelesaian administratif, perdata maupun pidana. Penegakkan hukum
    tersebut kemudian diharapkan dapat menuntaskan serta mencegah
    bentuk-bentuk pelanggaran yang selama ini terjadi, sehingga pelestarian
    fungsi lingkungan hidup khususnya di kawasan hutan lindung dapat
    berjalan dengan baik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi