<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25119">
 <titleInfo>
  <title>Fenomena komunikasi guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah inklusi...</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>371.359 823 35 Gar f</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 204hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>FENOMENA KOMUNIKASI GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR &#13;
MENGAJAR DI SEKOLAH INKLUSI. (Studi Fenomenologi tentang Fenomena &#13;
Komunikasi Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar di SD Hikmah Teladan &#13;
Cimahi). Wulan Tri Gartanti, Tesis Magister dengan Tim pembimbing Prof. Dr. Hj, &#13;
Nina Winangsih Syam , Dra.,M.S (Ketua ) dan Hj. Siti Karlinah,Dra.,M.Si. &#13;
(Anggota). &#13;
&#13;
Allah menciptakan manusia bennacam ragamnya. Ada yang normal, ada pula &#13;
yang memiliki kekurangan . Tapi dari semua perbedaan tersebut, setiap manusia ingin &#13;
dipandang sama, ingin memiliki hak yang sama dalam segala hal, tennasuk dalam hal &#13;
pendidikan. Pendidikan inklusi merupakan pendidikan universal yang dapat menciptakan &#13;
sekolah yang responsif terhadap berbagai kebutuhan manusia yang beragam. Pendidikan &#13;
inklusi mengakomodasi semua peserta didik tanpa mempertimbangkan kondisi fisik, &#13;
intelektual, sosial, emosional dan kondisi lainnya. &#13;
&#13;
Guru merupakan komponen yang sang at penting dalam menunjang kesuksesan &#13;
pelaksanaan program pendidikan inklusi. Karena kondisi anak berbeda, tingkat respon &#13;
anak terhadap pelajaran juga berbeda, maka diperlukan pendekatan yang berbeda pula &#13;
dalam menjalin komunikasi dengan siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menangkap &#13;
fenomena komunikasi guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah inklusi. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Hikmah Teladan Cimahi. Dengan &#13;
pertanyaan penelitian : (1) bagaimana komunikasi guru dalam menyampaikan materi &#13;
pelajaran di kelas inklusi ? ; (2) bagaimana komunikasi guru agar siswa normal dapat &#13;
menerima anak berkebutuhan khusus? ; (3)bagaimana komunikasi guru dalam membantu &#13;
anak berkebutuhan khusus agar berhasil di sekolah inklusi ? &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan &#13;
fenomenologi. Teori yang digunakan dalam menjelaskan fenomena komunikasi guru di &#13;
sekolah inklusi, yaitu teori tindakan sosial dari Max Weber, perspektif fenomenologi &#13;
dari Berger dan perspektif interaksionisme simbolik dari Blumer. Adapun teknik &#13;
pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) komunikasi guru dalam menyampaikan &#13;
materi pelajaran di kelas inklusi dilakukan dalam 4 tahap yaitu Pengkondisian Siswa, &#13;
Pengenalan Materi, Penjelasan Materi, Latihan soal dan pembahasan . (2) Komunikasi &#13;
guru agar siswa normal dapat menerima ABK dibagi dalam 3 bagian : Komunikasi guru &#13;
dalam Menumbuhkan pengertian dalam diri siswa normal yaitu secara langsung tidak &#13;
langsung ; Komunikasi guru dalam menumbuhkan empati yaitu memberi penjelasan dan &#13;
berdialog tentang kondisi ABK serta membaurkan siswa normal dengan ABK ; &#13;
Komunikasi guru dalam menciptakan suasana kelas yang dapat menerima ABK yaitu &#13;
dengan cara menyatukan anak dalam setiap KBM, memperlakukan sama antara siswa &#13;
normal dan siswa ABK, memberi kesempatan yang sama antara siswa normal dan ABK. &#13;
(3)komunikasi guru dalam membantu ABK agar berhasil di sekolah inklusi dibagi dalam &#13;
3 bagian : Membantu ABK mau belajar di kelas yaitu dengan cara pendampingan, &#13;
menciptakan mood, tutor sebaya, Reward &amp; Punishment; Membantu ABK beradaptasi &#13;
dan bersosialisasi dilakukan dengan cara memperkenalkan aturan kelas, memperkenalkan &#13;
teman sekelas, membuat ABK lebih lama diam di kelas ; Membantu ABK mengenali &#13;
potensi dari pemberian tug as, dengan mengeksplorasi siswa, mengamati dari &#13;
keseharian, melalui hobi atau pun dengan cara alarni.</note>
 <note type="statement of responsibility">371.359 823 35 Gar f</note>
 <subject authority="">
  <topic>Metode penelitian yang digunakan adalah metode kua</topic>
 </subject>
 <classification>371.359 823 35/R.21.217</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>371.359 823 35/R.21.217</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010011000700003</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.217)</sublocation>
    <shelfLocator>371.359 823 35/R.21.217</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>25119</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 17:47:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-25 14:57:17</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>