Detail Cantuman

Image of Preservasi Berbasis Kearifan Lokal (studi kasus mengenai preservasi preventif dan kuratif manuskrip lontar sebagai warisan budaya di kabupaten Klungkung Bali)

 

Preservasi Berbasis Kearifan Lokal (studi kasus mengenai preservasi preventif dan kuratif manuskrip lontar sebagai warisan budaya di kabupaten Klungkung Bali)


Lontar merupakan naskah masa lampau yang terbuat dari daun tal,
disamping itu lontar juga sebagai sumber informasi yang sangat penting bagi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700022025.84 sed p/ R 21.37Perpustakaan Pusat (REF 21.37)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    025.84 Sed p
    Penerbit Magister Ilmu Komunikai : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 119 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    025.84 Sed p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Lontar merupakan naskah masa lampau yang terbuat dari daun tal,
    disamping itu lontar juga sebagai sumber informasi yang sangat penting bagi
    masyarakat, karena dari lontar masyarakat dapat memperoleh informasi atau
    dokumentasi dan bukti dari peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dimasa silam.
    Manuskrip lontar yang ada di Kabupaten Klungkung berumur ratusan tahun
    mengingat kabupaten Klungkung sebagai pusat pemerintahan pulau Bali di masa
    lampau atau pada jaman kerajaan.Lontar yang ada di Kabupaten Klungkung
    hingga saat ini masih dalam kondisi yang bagus atau dapat terbaca dengan jelas
    hurufuya.

    Teori yang di digunakan dalam penelitian ini adalah teori preservation dan
    Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji
    proses preservasi prevent if dan kuratif manuskrip iontar berbasis kearifan lokal
    berdasarkan sistem nilai, tara cara dan ketentuan khusus. Teknik pemiJih informan
    dilakukan dengan cara teknik bola saIju (snowball sampling).

    Hasil temuan menunjukkan preservasi manuskrip lontar di Kabupaten
    Klungkung dalam proses pemetikan lontar dilakukan pada hari pasah atau pada
    sasih (bulan) KartikalKapat (September/Oktober) atau Kasanga/Kadasa
    (MaretlApril) setelah bulan penuh (pumama). Lontar disimpan pada pelinggih
    taksu di merajan atau gedong penyimpanan di pura. Setiap hari lontar akan diberi
    canang sari (sesajen) dan enam bulan sekali di hari raya Saraswati lontar akan
    diberi banten saraswati (sesajen). Perawatan manuskrip lontar dilakukan
    masyarakat yaitu orang yang memiliki kemampuan khusus dan telah melakukan
    pawintenan (pembersihan diri), pedanda/sulinggih dan pemangku. Lontar yang
    rusak di Kabupaten Klungkung akan dilakukan transiliterasi atau penulisan
    kembali pada helai lontar yang rusak. Preservasi kuratif manuskrip lontar di
    Kabupaten Klungkung dalam proses pelemasan dan menghitamkan lontar
    mempergunakan minyak serei dicampur kemiri, sedangkan untuk mengatasi
    lontar yang rusak di Kabupaten Klungkung akan langsung melakukan transliterasi
    atau penulisan kembali pada helai lontar yang rusak yang dilakukan oleh ahli
    penulis aksara (huru:f) bali.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi