<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="25009">
 <titleInfo>
  <title>Analisis jejak korbon (carbon footprint) industri kapur dan marmer</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Setiawan, Wahyu Agus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;89  hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanasan global merupakan isu yang kian mengbangat dalam dasawarsa &#13;
terakhir. Banyaknya kegiatan industri yang mengemisikan gas C(h dituding &#13;
sebagai salah satu penyebabnya. Di antaranya adalah industri kapur dan marmer. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai jejak karbon dari kegiatan &#13;
kedua industri tersebut serta merumuskan strategi mitigasinya. Penelitian ini &#13;
diJakukan dengan menggunakan metode kuantitatif didukung oleh metode &#13;
kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung banyaknya gas C(h &#13;
yang diemisikan. Faktor-faktor penyebab emisi serta rumusan strategi mitigasinya &#13;
dibji dengan menggunakan metode JruaJitatif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai jejak karbon PT Peka Subur &#13;
sebagai salah satu industri kapur adalah 21.734,359 ton CCh/tahun dan PT &#13;
Bandung Marmer sebagai salah satu industri marmer adalah 7.339,242 ton &#13;
C~/tahun. Emisi gas C02 per ton produk kapur dan marmer dari kedua &#13;
perusahaan tersebut berturut-turut adalah 3,080 dan 0,864 ton/tahun. Strategi &#13;
mitigasi yang dirumuskan adalah memanfaatkan gas C~ dari basil pembakaran &#13;
batu kapur PT Peka Subur untuk pembuatan pupuk urea sehingga basil samping &#13;
pembakaran kapur dapat bemilai ekonomis, mengganti teknologi pembakaran &#13;
kapur PT Peka Subur dengan menggunakan teknologi kiln, meremajakan &#13;
kendaraan operasional tambang PT Bandung Manner, meningkatan pengetahuan &#13;
karyawan terkait dampak emisi C~ melalui kursus/pelatihan, mengembangkan &#13;
suatu sistem agroforesty yang berfungsi sebagai penyerap gas C02 serta &#13;
rehabilitasi lahan dalam upaya reldamasi lahan bekas penambangan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Wahyu Agus Setiawan,</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pemanasan global, kapur, marmer, jejak karbon dan </topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Set a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Set a/R.25.128</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700463</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.128)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Set a/R.25.128</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>25009</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 17:41:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-15 08:16:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>