Detail Cantuman

Image of Peranan dan manfaat sabuk hijau hutan pantai ( coastal fores shelterbelt) untuk perlindungan wilayah daratan pesisir

 

Peranan dan manfaat sabuk hijau hutan pantai ( coastal fores shelterbelt) untuk perlindungan wilayah daratan pesisir


PERANAN DAN MANFAAT SABUK HIJAU HUTAN PANTAI (Coastal
ForestShelterbelt) UNTUK PERLINDUNGAN WILAYAH DARATAN
PESISIR

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700452333.72 Mun p/R.25.184Perpustakaan Pusat (REF.184)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.72 Mun p/R.25.184
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;158 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.72 Mun p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERANAN DAN MANFAAT SABUK HIJAU HUTAN PANTAI (Coastal
    ForestShelterbelt) UNTUK PERLINDUNGAN WILAYAH DARATAN
    PESISIR

    [Studi Kasus Pembangunan Sabuk Hijau Hutan Pantai di Kabupaten
    Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Kebumen
    Provinsi Jawa Tengah)

    ABSTRAK

    Keberhasilan program pembangunan sabuk hijau hutan pantai di Kabupaten
    Bantul dan Kabupaten Kebumen perlu diidentifikasi dan didokumentasikan agar
    dapat dicontoh oleh daerah pesisir di wilayah lain. Bukti dari keberhasilan
    program tersebut adalah terbangunnya tegakan sabuk hijau hutan pantai yang
    dapat berperan dalam perlindungan wilayah pantai dan bermanfaat bagi
    rnasyarakat sekitar pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran
    sabuk hijau dalam perlindungan wilayah pesisir, nilai manfaat ekonomi, ekologi
    dan sosial sabuk hijau hutan pantai serta faktor yang mempengaruhi keberhasilan
    program pembangunan sabuk hijau di wilayah pesisir. Metode penelitian yang
    digunakan adalah kombinasi antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam
    dominant less dominant, dimana metode kuantitatif digunakan sebagai metode
    yang dominan dan metode kualitatif sebagai metode yang kurang dominan. Hasil
    penelitian menunjukkan bahwa sabuk hijau dapat menahan gelombang tsunami
    dan menangkap butiran uap air bergaram sebanyak 7,34 gr/m2/hari, akan tetapi
    tidak mampu menahan abrasi pantai. Manfaat ekonomi yang diperoleh adalah
    bertambahnya produktivitas tanaman budidaya di belakang sabuk hijau sebesar 30
    - 60%, peningkatan harga lahan di sekitar sabuk hijau sebesar 30%, peningkatan
    pendapatan asli daerah dari obyek wisata pantai, pengambilan seresah daun untuk
    bahan bakar industri gula kelapa, rencek kayu bakar dan hijauan makan ternak.
    Manfaat ekologi yang dipeoleh adalah berkurangnya kecepatan angin laut sebesar
    50% - 70% sampai pada jarak 250 - 300 meter dari pantai dan bertambahnya jenis
    fauna burung. Manfaat sosial yang dapat diperoleh adalah penyerapan tenaga
    kerja di sektor pertanian lahan pesisir dan sektor obyek wisata serta untuk
    menunjang kegiatan pendidikan lingkungan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi