<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24996">
 <titleInfo>
  <title>Analisis ruang terbuka hijau taman kota dalam hubungannya dengan kondisikualitas udara di taman kota</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulianto, Rr. Marinda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;155 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tutupan vegetasi alami berupa hutan berfungsi sebagai penyerap berbagai bahan &#13;
atau senyawa kimia yang dapat menyebabkan pencemaran udara. Di lingkungan &#13;
perkotaan, tutupan vegetasi dapat dijumpai berupa RTH taman kota dengan berbagai &#13;
struktumya yang beragam. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis hubungan &#13;
antara RTH taman kota dengan kondisi kualitas udara. Dengan menggunakan metode Belt &#13;
Transect dilakukan pengamatan mengenai bentuk dan struktur taman (luas lahan; jumlah &#13;
pohon; jumlah herba dan semak; keanekaan jenis; strata 1; strata 2; strata 3; dan &#13;
penutupan tajuk) dilakukan pada lirna taman di Kota Bandung yang terdiri dari Taman &#13;
Cilaki (Lansia), Taman Tegallega, Taman Balai Kota (Dewi Sartika), Taman Maluku, dan &#13;
Taman Ganesha. Pengambilan sampe1 kualitas udara (parameter NOx, S02, dan CO) &#13;
hanya dilakukan pada 3 taman yang terdiri dari Taman Cilaki, Taman Tegallega, dan &#13;
Taman Balai Kota, hal tersebut didasarkan kepada kondisi lingkungan sekitar taman, &#13;
sumber pencemar (kepadatan transportasi), dampak gangguan, bentuk dan struktur taman &#13;
agar dapat dilihat kemampuan setiap taman dalam menyerap polutan. &#13;
&#13;
Hasil pemeriksaan kondisi kualitas udara di lokasi dengan adanya vegetasi dan &#13;
tanpa vegetasi dilakukan dengan cara pengambilan sampel, didapat hasil sebagai berikut, &#13;
untuk Taman Cilaki konsentrasi NOx di dalam taman sebesar 3,3 ug/m' sedangkan di &#13;
jalan raya 268,8 ug/m&quot;; konsentrasi S02 di dalam taman 33,9 ug/m' sedangkan di jalan &#13;
raya 361,5 ug/m'; dan konsentrasi CO di dalam taman sebesar 1274,6 ug/m' sedangkan &#13;
di jalan raya 9324,3 ug/m&quot;. Hasil yang didapat untuk Taman Balai Kota konsentrasi NOx &#13;
di dalam taman sebesar 4,4 ug/m' sedangkan di jalan raya 131,8 ug/nr'; konsentrasi S02 &#13;
di dalam taman 47,2 ug/m&quot; sedangkan di jalan raya 154,6 ug/nr'; dan konsentrasi CO di &#13;
dalam taman sebesar 2158,0 ug/rrr' sedangkan di jalan raya 7808,0 ug/m&quot;. Hasil yang &#13;
didapat untuk Taman Tegallega konsentrasi NOx di dalam taman sebesar 4,5 ug/m&quot; &#13;
sedangkan di jalan raya 127,6 ug/m&quot;; konsentrasi S02 di dalam tarnan 48,1 ug/m&quot; &#13;
sedangkan di jalan raya 277, I ug/m&quot;; dan konsentrasi CO di dalam taman sebesar 2179,8 &#13;
ug/rn' sedangkan di jalan raya 6034,8 ug/m&quot;. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa &#13;
diantara ketiga taman tersebut, taman yang paling baik dalam menyerap zat pencernar di &#13;
udara adalah Taman Cilaki, hal ini dikarenakan bentuknya yang bergerombol dengan &#13;
strata banyak. &#13;
&#13;
Dengan menggunakan kore1asi &quot;Rank Spearman&quot; diperoleh hasil bahwa antara &#13;
RTH taman kota dengan kondisi kualitas udara memiliki korelasi yang sangat kuat &#13;
dengan arah yang berlawanan (-1,0). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas &#13;
RTH taman kota, semakin baik pula kondisi kualitas udara. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Yulianto, Rr. Marinda</note>
 <subject authority="">
  <topic>Bentuk Taman, Parameter NOx, Parameter S02, Parame</topic>
 </subject>
 <classification>333.714 Yul a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.714 Yul a/R.25.167</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001090700004</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.167)</sublocation>
    <shelfLocator>333.714 Yul a/R.25.167</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>24996</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 17:41:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-05 14:15:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>