Detail Cantuman

Image of Determinan harga lelang kayu jati perum perhutanan unit jawa tengah melalui KPKNL surakarta

 

Determinan harga lelang kayu jati perum perhutanan unit jawa tengah melalui KPKNL surakarta


Harga jual kayu jati Perhutani masih rendah hanya 60 % dari harga pasar.

Sehingga potential lost yang harus ditanggung sebesar lebih ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700164381.3 Rok dPerpustakaan Pusat (REF.12.110)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    381.3 Rok d/R.21.110
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 67 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    381.3 Rok d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Harga jual kayu jati Perhutani masih rendah hanya 60 % dari harga pasar.

    Sehingga potential lost yang harus ditanggung sebesar lebih Rp 1 Trilliun per tahun.
    Perbaikan harga jual untuk menekan potential lost menjadi prioritas kebijakan dalam
    rangka peningkatan pendapatan Perhutani khususnya dan penerimaan negara pada
    umumnya. Salah satu cara untuk memperbaiki harga jual adalah dengan pelaksanaan
    lelang kayu melalui KPKNL Suakarta. Pelaksanaan lelang kayu tersebut diharapkan
    dapat menciptakan persaingan dan meningkatkan harga lelang yang lebih tinggi dari
    harga Iimitnya, namun kenyataannya tidak demikian. Harga lelang kayu akhir hanya
    lebih sedikit dari harga limitnya. Jadi perlu dilakukan analisis yang mendalam tentang
    faktor-faktor yang mempengaruhi harga lelang kayu jati.

    Penelitian ini merupakan analisis tentang pengaruh variabel independen
    yaitu harga limit, volume kayu, jenis kayu, dan lokasi dengan variabel dependen yaitu
    harga lelang kayu jati milik Perhutani melalui KPKNL Surakarta. Penelitian ini
    penting dilakukan karena peningkatan harga lelang kayu jati di KPKNL Surakarta
    relatif rendah dan keberhasilan lelang akanmemperbaiki harga jual jati dan
    meningkatkan pendapatan Perhutani.

    Data yang diteliti berupa kapling kayu jati yang terjual dalam Risalah Lelang
    kayu di KPKNL Surakarta dari bulan Juli 2009 sampai dengan Juni 2010 dengan
    sampel sebanyak 400 transaksi. Data-data dianalisis menggunakan metode statistik
    dengan model regresi linier berganda.

    Hasil penelitian ini menunjukkan harga limit, volume kayu, jenis kayu, dan
    lokasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga lelang kayu jati. Secara
    parsial, harga limit, volume kayu, dan jenis kayu berpengaruh positif dan signifikan
    terhadap harga lelang kayu jati, sedangkan lokasi tidak berpengaruh positif dan
    signifikan terhadap harga lelang kayu jati.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi