<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24924">
 <titleInfo>
  <title>Teknik discrete teaching dan initiating joint attenton pada anak autisme</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hanouni, Magdalena</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii, 139 hlm. ; ill. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Magdalena Hanoum. 190420100021. Teknik Discrete Trial Teaching &#13;
(DTT) dan Initiating Joint Attention (IJA) pada Anak Autisme. &#13;
Pembimbing: Prof.Dr.Juke R Siregar, M.Pd dan Esti Wungu, Psi, M. Ed &#13;
&#13;
Hasil penelitian menyatakan bahwajoint attention yang menjadi salah &#13;
satu sumber penyebab kegagalan anak autisme untuk membina hubungan &#13;
yang bermakna dengan orang lain. Kegagalan ini berhubungan dengan &#13;
gangguan spesifik dalam merespon (responding) permintaan perhatian dari &#13;
orang lain dan memulai (initiating) perilakujoint attention seperti: mengikuti &#13;
arah tatapan mata, menunjuk dengan jari dan kontak mata dalam situasi &#13;
ambigu. &#13;
&#13;
Terapi dengan metode ABA(Applied Behavior Analysis) /teknik &#13;
Disrete Trial Teaching (DTT) merupakan terapi yang ban yak digunakan dan &#13;
terbukti efektif untuk menangani permasalahan anak autisme. Teknik DTT &#13;
mengajarkan ketrampilan melalui kesempatan instruksional yang diulang­ &#13;
ulang sehingga memungkinkan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dan &#13;
memberi penguatan terhadap perilaku yang diharapkan pada anak autisme. &#13;
&#13;
Intervensi yang dilakukan pada penelitian ini fokus mengajarkan &#13;
perilaku Initiating Joint Attention (IJA) pada anak autisme mencakup &#13;
perilaku mutual gaze, alternate gaze, pointing, showing dan giving, dengan &#13;
menggunakan teknik DTT. Intervensi dilakukan sebanyak 12 sesi dalam 12 &#13;
kali /hari pertemuan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan rancangan &#13;
program intervensi yang dapat meningkatkan kemampuan IJA pada anak &#13;
autisme dengan menggunakan teknik DTT. &#13;
&#13;
Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, &#13;
single group pretest-posttest design, untuk melihat dan mengukur &#13;
peningkatan kemampuan IJA anak autisme. Pengukuran kemampuan IJA &#13;
diukur sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan alat ukur IJA &#13;
yang diadaptasi dari skala ESCS (Early Social Communication Scale) Peter &#13;
Mundy, 2003. Subjek penelitian adalah 3 orang anak autisme kategori high &#13;
functioning usia 8-9 tahun. &#13;
&#13;
Analisa data secara kualitatif menunjukkan bahwa terjadi &#13;
&#13;
peningkatan pada 4 perilaku IJA; alternate gaze, pointing, showing dan &#13;
giving. Analisa kuantitatif dengan uji hipotesa atau uji statistik Wilcoxon &#13;
signed rank test mendapatkan nilai t hitung (T) = 91. Nilai T lebih besar &#13;
dari nilai t tabel (critial value) =61 pada u=0,05. Disimpulkan bahwa &#13;
pelaksanaan rancangan program intervensi dengan menggunakan teknik DTT &#13;
meningkatkan kemampuan IJA anak autisme high functioning usia 8-9 tahun.</note>
 <note type="statement of responsibility">Hanouni, Magdalena</note>
 <subject authority="">
  <topic>Autisme, Initiating Joint Attention (IJA), Teknik </topic>
 </subject>
 <classification>615.851 2 Han t</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.851 2 Han t/R.19.234</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700171</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.234)</sublocation>
    <shelfLocator>615.851 2 Han t/R.19.234</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>24924</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 17:38:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-09 09:20:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>