Pengaruh penambahan konsentrasi Saccharomyces cerevisiae Pada berbagai jenis limbah tahu terhadap produksi bioetanol dan pupuk organik
PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI Saccharomyces cerevisiae
PADA BERBAGAI JENIS LIMBAH TAHU TERHADAP PRODUKSI
BIOET ANOL DAN PUPUK ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100700100 628.3 Gha p/R.25.295 Perpustakaan Pusat (REF.295) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 628.3 Gha p/R.25.295Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xii,;70 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 628.3 Gha pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab 628.3 Gha p -
PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI Saccharomyces cerevisiae
PADA BERBAGAI JENIS LIMBAH TAHU TERHADAP PRODUKSI
BIOET ANOL DAN PUPUK ORGANIK
Arief Rusfian Ghani
Universitas Padjadjaran
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan
ABSTRAK
Limbah u baik berupa limbah padat ataupun limbah cair sangat
berp enjadi pencemar apabila langsung dibuang ke lingkungan.
Kandungan nutrisi yang dimiliki limbah tahu tersebut masih bisa dimanfaatkan
menjadi suatu produk yang sangat bermanfaat dan bemilai ekonomi, diantaranya
adalah bioetanol dan pupuk organik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan
metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial
dengan 3 tingkat konsentrasi penambahan Saccharomyces cerevisiae (5%, 10%,
and 15% v/v) sebagai faktor pertama dan 3 macam limbah tahu (limbah cair tahu,
ampas tahu, dan campuran limbah cair tahu dan ampas tahu) sebagai faktor kedua
dan diulang sebanyak tiga kali. Setelah itu, dilanjutkan dengan penelitian semi
pilot sebagai dasar analisis ekonomi dengan cara menghitung Net Present Value
(NPV), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Internal Rate of Return (IRR). Hal ini
dilakukan untuk mengetahui konsentrasi Saccharomyces cerevisiae dan jenis
limbah tabu yang tepat dalam menghasilkan bioetanol tertinggi dan kadar
Nitr , Fosfat, Kalium (NPK), dan pH dari si sa hasil produksinya yang layak
untuk pupuk organik, serta manfaat ekonominya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan sentrasi
Saccharomyces cerevisiae sebanyak 15% pada limbah cair tahu (S3Tl)
menghasilkan kadar bioetanol tertinggi (4,18%) dengan kadar Nitrogen 0,88%,
Fosfat 0,075%, Kalium 0,211 % dan pH 5,07 dari sisa produksinya yang layak
digunakan _sebagai pupuk orga .. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa
pengolahan limbah cair tahu ini layak dilakukan dan menguntungkan dengan nilai
NPV pada suku bunga 15% sebesar Rp. 121.568.344, BCR 1,09, dan IRR
24,01%. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






