<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24902">
 <titleInfo>
  <title>Efek ekstrak etanol daun jambu mete (Anacardium occidentale L) pada edema, hiperalgesia, dan kadar malondialdehida telapak kaki tikus model inflamasi dibandingkan diklofenak</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indrati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;39 hlm,;29,5cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Inflamasi adalah suatu reaksi jaringan tubuh terhadap kerusakan yang ditimbulkan adanya benda asing. Salah satu tanaman yang digunakan masyarakat untuk menghilangkan inflamasi adalah daun jambu mete ( Anacardium occidentale L ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun jambu rnempunyai efek antiinflamasi dibandingkan dengan diklofenak.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik terhadap 30 ekor taws jantan galur wistar yang dibagi menjadi 6 kelompok , tiap kelompok terdiri dart 5 ekor tikus. Kelompok I dan IV. diberi ekstrak etanol daun jambu mete 300mg/kgbb. Kelompok IT dan V diberi Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) 1% sebagai kontrol negatif. Kelompok III dan VI diberi diklofenak 4,5 mg/kgbb sebagai kontrol positif. Satu jam kemudian semua kelompok diinduksi dengan karagenin X. Kelompok I,II dan III diukur peningkatan volume edema dart jam ke 1 sampai ke 6 dan kadar MDA jaringan kaki tikus pada jam ke 6. Kelompok IV,V, danVl dinilai hiperalgesia. Semua hasil penelitian diuji statistik dengan uji Anova yang dilanjutkan dengan uji Newman Keuls.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu mete 300mg/kgbb dapat menghambat pembentukan volume edema, mencegah hiperalgesia secara signifikan (p0.05)&#13;
Simpulan penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak etanol daun jambu mete memiliki efek antiinflamasi berdasarkan penghambatan volume edema, hiperalgesia.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Indrati</note>
 <subject authority="">
  <topic>Daun Jambu Mete, Diklofenak,   Malondialdehida   E</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.321 Ind e/R.16.4</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110700273</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ref.16.4)</sublocation>
    <shelfLocator>614.321 Ind e / R.16.4</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>24902</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 17:38:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 08:29:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>