Detail Cantuman

Image of Performa domba lokal jantan (ovis aries) yang di beri fermentasi anaerob limbah perkebunan singkong dengan aditif lumpur kecap

 

Performa domba lokal jantan (ovis aries) yang di beri fermentasi anaerob limbah perkebunan singkong dengan aditif lumpur kecap


PERFORMA DOMBA LOKAL JANTAN (Ovis aries) YANG DmERI
FERMENTASI ANAEROB LIMBAH PERKEBUNAN SINGKONG
DENGAN ADITIF LUMPUR KECAP

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700024636.3 Har p/R.20.17Perpustakaan Pusat (REF.20.17)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.3 Har p/R.20.17
    Penerbit magister peternakan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 127 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.3 Har p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERFORMA DOMBA LOKAL JANTAN (Ovis aries) YANG DmERI
    FERMENTASI ANAEROB LIMBAH PERKEBUNAN SINGKONG
    DENGAN ADITIF LUMPUR KECAP

    Oleh

    Utami Dewi Harianingsih

    ABSTRAK

    Penelitian mengenai pemanfaatan fermentasi anaerob limbah perkebunan
    singkong ini dibagi menjadi 3 tahap. Seluruh tahapan menggunakan Rancangan
    Acak Lengkap (RAL). Tahap 1 dan 3 menggunakan analisis ragam dan perbedaan
    antar perlakuan diuji dengan uji Jarak Berganda Duncan. Tahap 2 menggunakan
    analisis regresi sederhana dan diuji keeratan hubungannya dengan menggunakan
    koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Tahap 1 bertujuan untuk mengetahui
    tingkat pemberian lumpur kecap yang memberikan hasil terbaik terhadap
    fermentasi anaerob limbah perkebunan singkong. Tahap 1 menggunakan 4
    perlakuan pemberian lumpur kecap (0%, 2%, 4% dan 6%) dengan 5 ulangan.
    Peubah yang diamati adalah pH, kandungan asam laktat dan kandungan NH3.
    Berdasarkan hasil penelitian, pemberian 2% lumpur kecap dapat menghasilkan pH
    (3,56), kandungan asam laktat (10,49%) dan kandungan NH3 (12,89%) yang
    termasuk dalam kategori silase berkualitas baik. Tahap 2 bertujuan untuk
    mengetahui pengaruh lama fermentasi anaerob terhadap penurunan kandungan
    asam sianida (HeN) pada limbah perkebunan singkong. Tahap 2 menggunakan 9
    perlakuan berdasarkan lama fermentasi (0,3,6,9,12,15,18,21, dan 24 hari) dengan
    3 ulangan. Kandungan HeN (Y) menurun seiring dengan bertambahnya lama
    fermentasi (X) dan membentuk persamaan linier Y = 264,1 - 3,41 x:, dengan
    koefisien determinasi (r2) sebesar 0,94 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,97.
    Koefisien determinasi senilai 0,94 menunjukan bahwa 94% penurunan HeN
    disebabkan oleh lama fermentasi, dan sebanyak 6% lainnya disebabkan oleh
    faktor lain. Tahap 3 bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan limbah
    perkebunan singkong terfermentasi yang memberikan hasil terbaik terhadap
    performa Domba Lokal jantan. Peubah yang diukur adalah konsumsi bahan
    kering, kecernaan bahan kering dan bahan organik, pertambahan bobot badan, dan
    konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata
    terhadap konsumsi bahan kering (P
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi