Detail Cantuman

Image of Pengaruh tingkat dan frekeunsi pemberian pakan terhadap laju sintasan, efisiensi pemberian pakan, laju pertumbuhan dan komposisi kimiawi bahan penyusunan tubuh benih ikan mas

 

Pengaruh tingkat dan frekeunsi pemberian pakan terhadap laju sintasan, efisiensi pemberian pakan, laju pertumbuhan dan komposisi kimiawi bahan penyusunan tubuh benih ikan mas


Sunsun Pradana Yogaswara, (Dibimbing oleh : Amin Setiawan dan Maman
H. Suparta) 2010. Pengaruh Tingkat dan Frekuensi Pemberian Pakan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700276636.085 Yog p/R.23.7Perpustakaan Pusat (REF.7)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.085 Yog p/R.23.7
    Penerbit magister perikanan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 77 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.085 Yog p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sunsun Pradana Yogaswara, (Dibimbing oleh : Amin Setiawan dan Maman
    H. Suparta) 2010. Pengaruh Tingkat dan Frekuensi Pemberian Pakan
    terhadap Laju Sintasan, Efisiensi Pemberian Pakan, Laju Pertumbuhan dan
    Komposisi Kimiawi Bahan Penyusun Tubuh Benih Ikan Mas.

    Penelitian untuk mengetahui Pengaruh Tingkat dan Frekuensi Pemberian
    Pakan terhadap Laju Sintasan, Efisiensi Pemberian Pakan, Laju Pertumbuhan dan
    Komposisi Kimiawi Bahan Penyusun Tubuh Benih Ikan Mas telah dilaksanakan
    di UPTD Pembenihan Ikan milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten
    Bandung di Jalan Raya Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dari
    tanggal 11 Juli 2010 sampai dengan 10 Agustus 2010. Penelitian eksperimental ini
    menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial yang terdiri dari
    dua faktor, dan masing-masing kombinasi perlakuan di ulang tiga kali. Faktor
    pertama adalah tingkat pemberian pakan yang terdiri dari dua taraf, yaitu 10 %
    dan 15 % perhari dari biommasa. Faktor ke dua adalah frekuensi pemberian pakan
    buatan yang terdiri dari Iima taraf, yaitu 3 kali dalam 12 jam, 2, 3, 4 dan 6 kali
    dalam 24 jam. Benih yang digunakan adalah benih ikan mas berumur 20 hari
    dengan bobot awal rata-rata 0,07 gram.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dan frekuensi pemberian
    pakan serta interaksi kedua faktor terse but tidak mempengaruhi laju sintasan dan
    laju pertumbuhan, tetapi mempengaruhi efisiensi pemberian pakan. Tidak terdapat
    pola hubungan yang jelas antara tingkat dan frekuensi pemberian pakan dan
    komposisi kimiawi bahan penyusun tubuh benih ikan mas. Tingkat pemberian
    pakan 10% menghasilkan laju sintasan yang tidak berbeda dengan laju sintasan
    dari tingkat pemberian pakan 15%, masing-masing menghasilkan 92,35% dan
    93,12%. Laju? pertumbuhan juga tidak dipengaruhi tingkat pemberian pakan,
    dengan menghasilkan laju 2,30%/hari pada tingkat pemberian pakan 10% dan
    2,21 %/hari pad a tingkat pemberian pakan 15%. Tingkat pemberian pakan 10%
    menghasilkan efisiensi (61,95%) lebih tinggi dari efisiensi dari tingkat pemberian
    pakan 15% (37,40%). Kadar protein tertinggi dari frekuensi pemberian pakan
    empat kali (24 jam) pada kedua tingkat pemberian pakan 10% dan 15%. Secara
    keseluruhan tingkat pemberian pakan 10% dengan frekuensi pemberian pakan
    empat kali (24 jam) menghasilkan efisiensi pemberian pakan tertinggi sebesar
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi