
Text
Aktivitas Penghambatan Kenaikan Berat Badan dari Ekstrak dan Fraksi Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana Linn.)
Penelitian pengaruh ekstrak dan fraksi kulit buah manggis (Garcinia mangostana Linn.) terhadap penghambatan kenaikan berat badan mencit putih betina ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021051000133 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1696Penerbit : ., 2005 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1696Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Penelitian pengaruh ekstrak dan fraksi kulit buah manggis (Garcinia mangostana Linn.) terhadap penghambatan kenaikan berat badan mencit putih betina telah dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh ekstrak dan fraksi kulit buah manggis terhadap penghambatan kenaikan berat badan mencit betina. Mencit betina sebanyak 45 ekor dibagi ke dalam sembilan kelompok. Kelompok kontrol negatif diberi pembawa dan kelompok perlakuan masing-masing diberi suspensi ekstrak etanol, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan kulit buah manggis dosis 0,50 g/Kg BB dan 0,25 g/Kg BB secara oral dengan volume pemberian 0,50 ml/20 g BB. Sebelum perlakuan, hewan uji ditimbang berat badannya. Setiap kelompok hewan diberi makanan standar dan lima jam kemudian, sisa makanan serta berat badan hewan ditimbang kembali. Pengamatan efek didasarkan atas penurunan berat badan dan jumlah makanan yang dimakan. Pengamatan dilakukan selama 14 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suspensi ekstrak dan fraksi kulit buah manggis menimbulkan efek penurunan berat badan. Ekstrak etanol dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB menurunkan berat badan mencit masing-masing 34,14% dan 26,26%. Fraksi etil asetat dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB menurunkan berat badan mencit masing-masing 31,96% dan 24,64%. Fraksi n-heksan dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB menurunkan berat badan mencit masing-masing 24,70% dan 9,57%. Fraksi air dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB menurunkan berat badan mencit masing-masing 2,14% dan 1,54%. Jumlah makanan yang dimakan juga mengalami penurunan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol mengkonsumsi makanan 7,65% dari berat badannya. Kelompok ekstrak etanol dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB mengkonsumsi makanan masing-masing 2,44% dan 2,90% dari berat badannya. Kelompok fraksi etil asetat dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB mengkonsumsi makanan masing-masing 2,60% dan 3,41% dari berat badannya. Kelompok fraksi n-heksan dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB mengkonsumsi makanan masing-masing 3,38% dan 4,42% dari berat badannya. Kelompok fraksi air dosis 0,50 dan 0,25 g/Kg BB mengkonsumsi makanan masing-masing 4,92% dan 5,10% dari berat badannya. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






