Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antiplasmodium Ekstrak Etanol Simplisia Zingiberaceae (Kapulaga, Lengkuas, Lempuyang Wangi, Temu Kunci, Temu Mangga) Terhadap Mencit Yang Diinfeksikan Dengan Plasmodium berghei ANKA


Telah dilakukan pengujian aktivitas antiplasmodium dari lima macam ekstrak etanol cuplikan tumbuhan suku Zingiberaceae (buah kapulaga= Amomi fructus; ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021051000102Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1645
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1645
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan pengujian aktivitas antiplasmodium dari lima macam ekstrak etanol cuplikan tumbuhan suku Zingiberaceae (buah kapulaga= Amomi fructus; rimpang langkuas= Languatis rhizoma; rimpang lempuyang wangi= Zingiberis aromatici rhizoma; rimpang temu kunci= Boesenbergiae rhizoma; rimpang temu mangga= Curcumae manggae rhizoma) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) galur Swiss yang diinfeksi Plasmodium berghei ANKA. Kelima ekstrak etanol simplisia masing-masing dilarutkan dalam DMSO dengan dosis 250 mg/kg BB. Pemberian ekstrak dilakukan secara intraperitoneal selama empat hari berturut-turut dimulai dari inokulasi parasit. Pemeriksaan parasitemia dari sediaan darah tipis yang diwarnai dengan Giemsa, dilakukan setiap hari hingga hari ke-empat (Ho hingga H4). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol Curcumae manggae rhizoma memiliki hambatan tertinggi terhadap perkembangan parasitemia (48,56 %) berturut-turut diikuti dengan Amomi fructus (37,02 %), Zingiberis aromatici rhizoma (25,94 %), Boesenbergiae rhizoma (25,06 %) dan Languatis rhizoma (24,28 %).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi