
Text
Aktivitas Antibateri Fraksi N Heksan Ekstrak Metanol Jamur Termitomyces eurrhizus (Berk.) Heim Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Bacillus subtilis
Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak metanol dan fraksi n-heksan jamur tanduk (Termitomyces eurrhizus (Berk.) Heim) terhadap ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021051000089 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1631Penerbit : ., 2005 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1631Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak metanol dan fraksi n-heksan jamur tanduk (Termitomyces eurrhizus (Berk.) Heim) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Bacillus subtilis dengan metode difusi agar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan fraksi n-heksan jamur Termitomyces eurrhizus (Berk.) Heim tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap ketiga bakteri uji tersebut.
Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa bahan segar jamur Termitomyces eurrhizus (Berk.) Heim mengandung senyawa golongan alkaloid, polifenol, saponin, monoterpenoid, seskuiterpenoid dan kuinon. Ekstrak metanol dari jamur ini mengandung senyawa golongan tanin, saponin, monoterpenoid, seskuiterpenoid, steroid dan triterpenoid, sedangkan fraksi n-heksan mengandung senyawa golongan alkaloid, polifenol, monoterpenoid dan seskuiterpenoid.
Hasil kromatografi lapis tipis fraksi n-heksan memberikan 4 bercak masing-masing dengan Rf 0,17, 0,47, 0,55 dan 0,88. Dari KLT preparatif diperoleh 2 isolat yang selanjutnya dianalisis menggunakan spektroskopi ultraviolet. Hasil analisis menunjukkan adanya senyawa ikatan rangkap terkonjugasi yang berasal dari transisi p-p*. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






