
Text
Analisis Monomer Stirena Dalam Stereofoam Dengan Metode Spektrofotometri UV dan Kromatografi Gas
Telah dilakukan penelitian untuk meneliti kandungan monomer stirena didalam air seduhan dalam stereofoam secara spektrofotometri ultraviolet dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021051000088 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1673Penerbit : ., 2005 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1673Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan penelitian untuk meneliti kandungan monomer stirena didalam air seduhan dalam stereofoam secara spektrofotometri ultraviolet dan kromatografi gas. Analisis kualitatif standar monomer stirena dengan spektrofotometri ultraviolet menggunakan pelarut campuran kloroform dan metanol dengan volume ratio 2:1, dihasilkan tiga pita spektrum ultraviolet atau tiga puncak pada panjang gelombang 269 nm, 282 nm, dan 291 nm. Analisis kuantitatif dengan mengukur standar monomer stirena dengan spektrofotometri ultraviolet diperoleh nilai koefisien relasi (r) 99.69 % dengan simpangan baku 0.89 dan koefisien variasi 0.87 %. Larutan standar monomer stirena ini diukur pada panjang gelombang maksimum 269 nm. Batas deteksi dan batas kuantisasi metode spektrofotometri ultraviolet ini adalah 0.2890 dan 0.9636 ppm. Analisis kualitatif sampel dengan metode spektrofotometri ultraviolet, menunjukkan bahwa tidak ditemukannya monomer stirena pada semua sampel. Analisis kuantitatif sampel air seduhan dalam stereofoam dengan mi dan bumbu dengan metode spektrofotometri ultraviolet, diperoleh kadar monomer stirena 2.76 ppm pada sampel dengan variasi waktu 5 menit dengan koefisien relasi 95.49 % dan 0.875 ppm pada sampel dengan variasi waktu 10 menit dengan koefisien relasi 99.59 %. Dari hasil penentuan kondisi optimum kromatografi gas dengan menggunakan pelarut campuran kloroform dan metanol dengan volume ratio 2:1, diperoleh waktu retensi standar monomer stirena pada 4.686 menit, dengan simpangan baku sebesar 0.127 dan koefisien variasi sebesar 2.7 %. Hasil analisis kualitatif sampel dengan kromatografi gas menunjukkan bahwa semua sampel tidak mengandung monomer stirena. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






