Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh Penggorengan Berulang Terhadap Kualitas Minyak Kelapa Sawit Curah dan Minyak Jagung Melalui Parameter Bilangan IOD dan Kadar Air


Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggorengan berulang terhadap kualitas minyak kelapa sawit curah dan minyak jagung melalui ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021051000082Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1623
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1623
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggorengan berulang terhadap kualitas minyak kelapa sawit curah dan minyak jagung melalui parameter bilangan iod dan kadar air. Metode yang digunakan adalah metode Hanus dan metode termogravimetri. Variabel yang diamati meliputi bau, warna, kadar air, bilangan iod, dan pengulangan penggorengan. Sebagai model penggorengan digunakan tahu Sumedang. Hal ini disebabkan tahu Sumedang banyak mengandung air, waktu yang diperlukan pada saat penggorengan singkat, harganya murah dan mudah didapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bilangan iod dari minyak jagung 16,84-22,56, dan minyak kelapa sawit curah sebesar 8,97-14,95. sedangkan kadar air dari minyak jagung 0,04%-0,52% dan minyak kelapa sawit curah 0,62%-1,12%. Perubahan bilangan iod dan kadar air yang signifikan pada minyak sawit adalah pada penggorengan ketiga. Sedangkan pada minyak jagung perubahan bilangan iod dan kadar air menunjukkan nilai yang signifikan pada penggorengan keempat. Kerusakan minyak dapat dilihat dari semakin berkurangnya bilangan iod dan kadar air pada minyak goreng setelah mengalami penggorengan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi