Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Penetapan Kadar Amoksisilin Dengan Metode Titrasi Redoks dan Metode Kolorimetri


Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan kondisi terbaik dalam penetapan kadar amoksisilin secara iodometri serta mengetahui ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021051000076Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1617
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1617
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan kondisi terbaik dalam penetapan kadar amoksisilin secara iodometri serta mengetahui kecermatan, keseksamaan dan kepekaan metode iodometri dan metode kolorimetri dengan asam hidroksamat untuk analisis amoksisilin. Dari hasil penelitian didapatkan pada pH 4,0 perolehan kembali amoksisilin sebesar 102,48%, simpangan baku 1,798 dan koefisien variasi 1,754%. Pada pH 5,0 perolehan kembali amoksisilin sebesar 95,12%, simpangan baku 1,659 dan koefisien variasi 1,744%. Untuk pH 6,0 perolehan kembali amoksisilin sebesar 76,48%, simpangan baku 1,110 dan koefisien variasi 1,451%. Metode kolorimetri dengan asam hidroksamat perolehan kembali amoksisilin sebesar 100,26%, simpangan baku 0,167, koefisien variasi 0,167%. Batas deteksi dan batas kuantisasi metode kolorimetri dengan asam hidroksamat sebesar 5,477 x 10-3 ppm dan 0,0182 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perolehan kembali amoksisilin dengan menggunakan metode iodometri memberikan hasil yang baik pada pH 4,0 dan 5,0 sedangkan untuk pH 6,0 memberikan hasil yang kurang baik. Metode kolorimetri dengan asam hidroksamat menunjukkan hasil yang baik dari segi cermat dan seksama.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi