Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Keunggulan Daya Saing Komoditas Industri Manufaktur Ekspor Jawa Barat terhadap Komoditas Industri Manufaktur Ekspor di Pulau Jawa


Abstrak :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan daya saing komoditas industri manufaktur pakaian jadi, kulit dan barang dari ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    D950D950Perpustakaan Sekolah PascasarjanaTersedia
  • Perpustakaan
    Sekolah Pascasarjana
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D950
    Penerbit : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Abstrak :
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan daya saing komoditas industri manufaktur pakaian jadi, kulit dan barang dari kulit, kertas dan barang dari kertas Jawa Barat terhadap kelompok komoditas industri manufaktur yang sama dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan matematik dan kualitatif dengan memakai data sekunder. Data dianalisis menggunakan model Dong Sung Cho yang dimodifikasi untuk mengukur tingkat efisiensi dan daya saing permintaan domestik. Sedangkan daya saing ekspor menggunakan model Ballasa dengan metode analisis Revealed Comparative Advantage (RCA). Hasil analisis menunjukkan bahwa komoditas industri pakaian jadi dari Yogyakarta memenuhi persyaratan mutu yang diinginkan oleh konsumen sehingga mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan domestik. Untuk kelompok komoditas yang sama Jawa Barat relatif lebih efisien dan memiliki mutu yang dapat diterima oleh konsumen sehingga menempati ranking kedua baik pada permintaan domestik maupun ekspor. Kelompok komoditas pakaian jadi Jawa Tengah relatif efisien dan memenuhi persyaratan mutu untuk konsumen luar negeri sehingga mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan ekspor. Komoditas industri kulit barang dari kulit Jawa Barat relatif efisien dan memenuhi persyaratan mutu yang diinginkan oleh konsumen sehingga mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan domestik. Sedangkan kelompok komoditas barang dari kulit Yogyakarta memenuhi mutu yang diinginkan oleh konsumen domestik maupun luar negeri sehingga menempati ranking kedua pada permintaan domestik dan mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan ekspor. Komoditas industri kertas dan barang dari kertas Yogyakarta relatif efisien dan memenuhi mutu yang diinginkan oleh konsumen dalam negeri sehingga mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan domestik. Kelompok komoditas yang sama dari Jawa Barat mempunyai persyaratan mutu tetapi menempati ranking kedua. Sedangkan kelompok komoditas barang dari kertas Jawa Timur memiliki persyaratan mutu untuk konsumen luar negeri sehingga mempunyai daya saing relatif lebih tinggi pada permintaan ekspor.

    The purposes of this research is to know competitive advantage of manufacturing industrial commodity of ready made clothes, leather and leather goods, paper and paper goods, of West Java, compared to the same industrial commodity group from DKI Jakarta, Central Java, Yogyakarta, and the East Java. This research uses quantitative and qualitative approach using secondary data. The data was analyzed using modified Dong Sung Cho model to measure the level of efficiency and domestic demand. Export competitiveness used Ballasa analyses model by revealed comparative advantage (RCA). The result of the research indicates that ready made clothes industrial commodity group from Yogyakarta has fulfilled quality criterion, consequently has relative high competitiveness at domestic demand. The same commodity group from West Java more efficient relatively and has quality that can accepted by consumers therefore it's the second rank at domestic and export demand. The ready made clothes commodity group from Central Java relatively efficient and has fulfilled quality for foreign consumers, therefore has relatively high competitiveness for export demand. The industrial commodity of leather and leather goods of West Java relatively efficient and has fulfilled quality criterion that consumers need, therefore has relatively high competitiveness at domestic demand. The group of leather commodity from Yogyakarta has fulfilled quality criterion for domestic and foreign consumers, therefore the second rank at domestic demand and has relatively high competitiveness at export demand. The paper and paper goods industrial commodity from Yogyakarta relatively efficient and has fulfilled quality criterion for domestic consumers, therefore has high competitiveness at domestic demand. The same group commodity from West Java has fulfill quality criterion but this commodity at second rank. The group commodity paper from East Java has fulfilled quality criterion for foreign consumers, so that has relatively high competitiveness at export demand.

    Suteki-Tech.Com | Email Us | ©2004-Present Suteki Global Informatika
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi