Skripsi
Uji Daya Antibakteri Perasan dan Infus Daun Urang-Aring (Eclipta Alba Linn) Terhadap staphylococcus Aureus Dan Streptococcus Viridans
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan dan infus daun urang-aring tidak mempunyai daya antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, sedangkan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan MIK1-015A 15A 576 SAR U Jatinangor (Mikrobiologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan MIK1-015B 15B 576 SAR U Jatinangor (Mikrobiologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan MIK1-015C 15C 576 SAR U Jatinangor (Cadangan) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 576Penerbit FKG Unpad : ., 1997 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN F1O92004Klasifikasi MikrobiologiTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan dan infus daun urang-aring tidak mempunyai daya antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, sedangkan perasan dan infus daun urang-aring mempunyai daya antibakteri terhadap streptococcus viridans. Perasan daun urang-aring mempunyai daerah hambat sebesar 4,20 mm pada konsentrasi 25%, 5,30 mm pada konsentrasi 50%, 5,73 mm pada konsentrasi 75% dan 6,43 mm pada konsentrasi 100%. Infus daun urang-aring mempunyai daerah hambat sebesar 3 mm pada konsentrasi 25%, 3,93 mm pada konsentrasi 50%, 4,93 mm pada konsentrasi 75%, dan 5,57 mm pada konsentrasi 100%. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






