
Text
Aliran Permukaan, Erosi dan Beberapa Sifat Kimia dan Fifika tanah serta Hasil Tanaman Jagung Manis 9Zea mays var. saccharata) Akibat pemberian Pupuk Kandang Kotoran Domba dan Penterasan pada Inceptisol
Abstrak : Percobaan lapangan dilaksanakan dengan tujuan untuk mempelajari aliran permukaan, erosi, dan beberapa sifat kimia dan fisika Inceptisol, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan D888 D888 Perpustakaan Sekolah Pascasarjana Tersedia -
Perpustakaan Sekolah PascasarjanaJudul Seri -No. Panggil D888Penerbit : ., 2005 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi NONETipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ruarita Ramadhalina Kawaty -
Abstrak : Percobaan lapangan dilaksanakan dengan tujuan untuk mempelajari aliran permukaan, erosi, dan beberapa sifat kimia dan fisika Inceptisol, serta hasil tanaman jagung manis (Zea mays var. saccharata) akibat pemberian pupuk kandang kotoran domba dan penterasan, yang dilakukan dari bulan Januari - Mei 2004 di Kampung Sekejengkol, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian 700 m di atas permukaan laut (dpl)Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan menggunakan Rancangan dasar Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, terdiri atas dua faktor dengan ulangan sebanyak tiga kali, sehingga secara keseluruhan meliputi 12 perlakuan. Faktor pertama adalah sistem penterasan (tanpa teras, teras bangku, dan teras gulud), dan faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang kotoran domba yang bervariasi takaran (0,10,20 dan 30 ton.ha-1 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran domba dengan berbagai takaran pada berbagai sistem penterasan memberikan hasil yang tidak berinteraksi terhadap semua variabel respons yang diamati. Pemberian pupuk kandang kotoran domba dengan berbagai takaran memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap K total, dan memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap K tersedia, C- organik, aliran permukaan, erosi serta hasil tanaman jagung manis.Tetapi memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata terhadap P total, P tersedia, dan N total, begitu pula terhadap bobot isi tanah, porositas, indeks stabiltas agregat dan permeabilitas. Sedangkan sistem penterasan berpengaruh nyata terhadap aliran permukaan dan hasil tanaman jagung manis, serta berpengaruh sangat nyata terhadap erosi yang terjadi. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap P total, P tersedia, K total, K tersedia, N total, C-organik, bobot isi tanah, porositas, Indeks Stabilitas Agregat, dan permeabilitas. Hubungan antara sifat kimia maupun fisika tanah dengan hasil tanaman jagung manis yang didapatkan ternyata berbeda tidak nyata pada semua jenis teras.
The objectives of the experiment are to examine the run off, erosion, and some chemical and physical properties on Inceptisol, and the yield of sweet corn (Zea mays var. saccharata) caused by the treatment of sheep manure and terrace. The experiment was conducted in January-May 2004, at Kampong Sejengkol, Cileunyi Wetan Village, Cileunyi sub District, Bandung Regency, West Java, which is 700 m above sea level. The experimental design used was Split Plot Design on the based of Randomized Block Design factorial, it consisted of two factors with three replication, so there were 12 treatments. The first factor was terrace system (without terrace, bench terrace, and graded terrace), and the second factor was treatment of sheep manure with various compositions (0, 10, 20, and 30 ton. ha-1). The result of the experiment showed that treatment of sheep manure with various compositions in the various terrace systems produced no interactive respond on all variables observed. The treatment of sheep manure with various compositions gave significant impact on available K, organic C, run off, erosion and the yield of sweet corn. There were no significant impacts on total P, available P, and total N, as well as on bulk density, porosity, stability of the aggregates and permeability. The terrace system gave significant impacts on run off, yield of sweet corn, and showed very significant impact on erosion. However, it showed no significant impacts on total P, available P, total K, available K, total N, organic C, the bulk density, porosity, stability of the aggregates, and permeability. The relationship between the chemical and soil physical properties with the yieldof sweetcorn were not significant at all terrace systems.
Suteki-Tech.Com | Email Us | ©2004-Present Suteki Global Informatika -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






