Detail Cantuman

Image of Distribusi Frekuensi Tumor Jinak Tulang Rahang di Laboratorium/Instalansi Patologi Anatomi Rumah Sakit Hasan Sadikin Periode 1992-2001

Skripsi  

Distribusi Frekuensi Tumor Jinak Tulang Rahang di Laboratorium/Instalansi Patologi Anatomi Rumah Sakit Hasan Sadikin Periode 1992-2001


Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 188 kasus tumor jinak tulang rahang, yang terdiri dari 151 kasus (80,32%) tumor odontogenik dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    PA1-024A24A 616.7 Ros DJatinangor (Patologi Anatomi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
    PA1-024B24B 616.7 Ros DJatinangor (Cadangan)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.7
    Penerbit FKG Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    F1096145
    Klasifikasi
    Patologi Anatomi
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 188 kasus tumor jinak tulang rahang, yang terdiri dari 151 kasus (80,32%) tumor odontogenik dan 37 kasus (19,68%) tumor non odontogeni. Lokasi yang paling sering pada mandibula (79,79%). Tumor jinak tulang rahang yang paling banyak terjadi adalah ameloblastoma (61,70%). Tumor ini cenderung terjadi pada perempuan dengan 112 kasus (59,57%). Rasio perempuan : laki-laki adalah 1,47:1 dan paling sering terjadi pada usia antara 21-30 tahun dengan 52 kasus.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi