Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Empat Sandiwara Orang Melayu


Dara Jingga dan Gading Cempaka memungkinkan ia melihat bahwa mitos yang diyakini masyarakat itu harus diberikan interpretasi baru. Dengan perenungan, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FIB003171792.1 HAD ePerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
    FIB003172792.1 HAD ePerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Budaya
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    792.1 HAD e
    Penerbit Angkasa : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    v, 315 hlm; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    9796653133
    Klasifikasi
    792.1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    Ed. 1, Cet. 1
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dara Jingga dan Gading Cempaka memungkinkan ia melihat bahwa mitos yang diyakini masyarakat itu harus diberikan interpretasi baru. Dengan perenungan, pemikiran dan pemahaman yang dalam dari mitos itu, Wisran menuliskan mitos baru dalam bentuk sandiwara: Senandung Semenanjung, Dara Jingga, Gading Cempaka, dan Cindua Mato. Dialog-dialog para tokoh drama ini mengingatkan kita pada apiknya bahasa tokoh-tokoh drama Sophokles. Wisran sangat paham bahwa dialog adalah sarana primer dalam sebuah sandiwara.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi