
Text
Suro Buldog: Orang Buangan Tanah Merah, Boven Digoel
Suro Pranoto nama aslinya, tetapi karena penampilan- nya yang mampu menggugah imajinasi akan "anjing buldog' itu, ia memperoleh nama panggilan Suro ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FIB011114 813 KEL s Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 813 KEL sPenerbit Gramedia Pustaka Utama : JAKARTA., 1992 Deskripsi Fisik 272 hlm.; 21 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 9795115227Klasifikasi 813Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Ed. 1, Cet. 1Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Suro Pranoto nama aslinya, tetapi karena penampilan- nya yang mampu menggugah imajinasi akan "anjing buldog' itu, ia memperoleh nama panggilan Suro Bul- dog dari teman-temannya. Ia bangga akan nama itu. Seusai mengikuti pendidikan teknik pada Europese Ambacht School, idam-idamannya untuk bekerja di Staats Spoorwegen, Jawatan Kereta Api, terkabul dan ia mulai meniti karir sebagai montir di bengkel lokomotif Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia menikah dengan seorang mojang Priangan. Namun nasib menentukan lain. Di luar kehendaknya, ia mencederai kepala bengkel yang Belanda totok itu dan memperoleh ganjaran hukuman 20 tahun, di penjara darurat Boven Digoel, Tanah Merah, Irian Jaya. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






