Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Kumpulan Puisi: Sukma Silam


Selalu saja ada kegelisahan yang mendera, bahkan kadang melambai menuju puncaknya. Kegelisahan dalam menahan berondongan dan badai kata-kata yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FIB010761811 SET kPerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
    FIB010762811 SET kPerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
    FIB010760811 SET kPerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Budaya
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    811 SET k
    Penerbit kacarara : Bekasi.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 93 hlm.; 18 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    9789791655309
    Klasifikasi
    811
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    Ed. 1, Cet. 1
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Selalu saja ada kegelisahan yang mendera, bahkan kadang melambai menuju puncaknya. Kegelisahan dalam menahan berondongan dan badai kata-kata yang berkecamuk dan berkerumun di rongga kepala, meminta, memohon, bahkan meronta ingin segera dilahirkan menjadi gelombang-gelombang kalimat, memenuhi wajah-wajah kertas, lembar-lembar hari, berkas-berkas sepi. Setelah terlahir, lepaslah beban. Namun itu hanya sementara dan sesaat. Karena ternyata mereka tak henti di situ, tapi senantiasa bergerak; hidup; meminta bebas berkelana keluar pagar, keluar kampung, merindu dan menemui jiwa-jiwa pencinta. Ada yang bisa bersua, bercanda, bercengkerama, namun bisa juga ada yang hanya berkilas pandang, lalu lupa. Begitulah perjalanan ataupun pengembaraan, bersua teman lama, bertemu kawan baru; menghiasi romantika kisah. Kian banyak penemuan, kian haus lah pencarian. Mencari dengan mencair, lalu bertemu dan berbuah rindu. Lalu berjalan dan mencari menjadi ritual jiwa, terus berjalan dan mencari, tiada lelah tak kenal henti....
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi