
Text
Aktivitas Antijamur Kefir Terhadap Candida albicans, Aspergillus fumigatus dan Rhizopus stolonifer dengan Metode Difusi Agar
Telah dilakukan pengujian aktivitas antijamur kefir hasil fermentasi aerob dan anaerob terhadap jamur uji Candida albicans, Aspergillus fumigatus dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021041000100 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1548Penerbit : ., 2004 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1548Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan pengujian aktivitas antijamur kefir hasil fermentasi aerob dan anaerob terhadap jamur uji Candida albicans, Aspergillus fumigatus dan Rhizopus stolonifer dengan metode difusi agar. Hasil uji menunjukkan bahwa kefir yang diuji mengandung Leuconostoc sp., Saccharomyces sp., Lactobacillus sp., dan Streptococcus sp. Pengukuran kadar etanol menunjukkan bahwa kadar etanol kefir fermentasi aerob 0,0612 % sedangkan kefir fermentasi anaerob 0,0602 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kefir memberikan aktivitas terbesar terhadap Candida albicans pada fermentasi aerob. Konsentrasi hambat minimum kefir terhadap Candida albicans yaitu 5 % pada fermentasi aerob dan anaerob, Aspergillus fumigatus 5 % pada fermentasi aerob dan 10 % pada fermentasi anaerob dan pada Rhizopus stolonifer 25 % pada fermentasi aerob dan anaerob. Uji perbandingan dengan nistatin memberikan hasil perbandingan konsentrasi nistatin terhadap Candida albicans, Aspergillus fumigatus dan Rhizopus stolonifer pada fermentasi aerob adalah 1 : 622; 1 : 1,862 x 106; 1 : 35,48 dan pada fermentasi anaerob 1 : 1,51 x 1011; 1 : 22 dan 1 : 26,30 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






